Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pemasaran Online dalam Meningkatkan Kompetensi Kewirausahaan bagi Masyarakat Desa Tirawuta Kecamatan Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur Dewi Sulfa Saguni; Muhammad Hidayat Djabbari; Raodatul Jannah; Widyawati Widyawati; Sapriyadi Sapriyadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.68 KB)

Abstract

Kewirausahaan merupakan aktifitas yang dilakukan oleh seeorang atau kelompok dalam menciptakan suatu produk, jasa atau usaha dalam rangka menyelesaikan suatu persoalan untuk mendapatkan keuntungan materi. Perubahan pola hidup dan kebiasaan masyarakat sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi. Kehidupan masyarakat yang cenderung konsumeris, sehingga masyarakat berusaha mencari hal-hal yang sifatnya instan. Hal ini berupa fenomena konsumeris yang membuat masyarakat menggunakan teknologi yang ada untuk memenuhi keinginannya, salah satu contohnya adalah masyarakat cenderung memilih melakukan penjualan dan pembelian secara online karena dirasa lebih efisien dari pada harus dilakukan secara konvensional atau offline. Pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa pemasaran kewirausahaan secara online di Desa Tirawuta Kabupaten Kolaka Timur yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam pengembangan kewirausahaan berbasis online dengan pemanfaatan flatform digital dan juga dapat meningkatkan kualitas pemasaran produk yang dihasilkan dari potensi kewirausahaan masyarakat yang didominasi pada bidang Pertanian dan Perkebunan. Kemampuan masyarakat yang variatif dalam penggunakan fasilitas digital dan teknologi kewirausahaan dengan memanfaatkan smartphone untuk mengakses platform digital seperti Facebook, WhatApp dan Platform e-commers seperti shopee, tokopedia dan lazada. Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam pengembangan kewirausahaan berbasis online dengan pemanfaatan flatform digital.
Sosialisasi Tindakan Preventif dalam Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Kelompok Peternak di Desa Lamedai, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka Afsitin Joan Tatra; Raodatul Jannah; Husnaeni; Suparman; La Ode Muh. Aswad Salam; Sitti Aisyah May Wulandari
Jurnal Lintas Karsa Vol. 1 No. 2 (2025): Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Lintas Karsa (Mei 2025)
Publisher : S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik. Universitas Negeri Surabaya Gedung A6 Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan ancaman serius bagi kesehatan hewan ternak berkuku belah, seperti sapi dan kambing. Meskipun belum ditemukan kasus PMK di Kabupaten Kolaka hingga tahun 2023, potensi penyebarannya tetap menjadi perhatian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai pencegahan, penanggulangan, serta manajemen ternak terkait PMK kepada kelompok peternak di Desa Lamedai. Metode pelaksanaan mencakup survei awal, observasi lapangan, penyuluhan dalam bentuk ceramah dan diskusi, serta kunjungan langsung ke kandang ternak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak terhadap gejala PMK, langkah-langkah preventif, serta pentingnya pengelolaan kesehatan ternak secara berkelanjutan. Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan peternak terhadap ancaman PMK. ABSTRACT Foot and Mouth Disease (FMD) is a serious threat to the health of cloven-hoofed livestock such as cattle and goats. Although no FMD cases have been reported in Kolaka Regency up to 2023, the potential for its spread remains a concern. This community service activity aimed to provide education on the prevention, control, and management of livestock related to FMD to farmer groups in Lamedai Village. The implementation methods included preliminary surveys, field observations, educational sessions through lectures and discussions, and direct visits to livestock enclosures. The results showed increased awareness among farmers regarding FMD symptoms, preventive measures, and the importance of sustainable livestock health management. This activity proved effective in enhancing the farmers’ readiness and awareness of FMD threats.