Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan KWT Permai Tani Desa Gandusari Melalui Diversifikasi Produk Jamu Bubuk Bebas Gula Verjunnea Ali Choiriyan; Naila Durrotun Nasihah; Nabila Ayu Fatmawati; Ira Nurlita; Meyanda Eka Nuraeni
Jurnal Lintas Karsa Vol. 1 No. 2 (2025): Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Lintas Karsa (Mei 2025)
Publisher : S1 Teknik Mesin Fakultas Teknik. Universitas Negeri Surabaya Gedung A6 Kampus UNESA Ketintang Surabaya 60231

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Permai Tani di Desa Gandusari memiliki potensi besar dalam pengembangan produk herbal tradisional. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, telah dilaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui diversifikasi produk jamu ke dalam bentuk bubuk dan bebas gula. Inisiatif ini dipandang sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk di pasar modern. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi kegiatan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, pengemasan produk, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk mampu meningkatkan keterampilan dalam proses produksi dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya inovasi berkelanjutan terhadap produk. Program ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan keluarga serta memperkuat peran perempuan dalam perekonomian desa. Dengan demikian, diversifikasi produk jamu bebas gula terbukti menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan berbasis kearifan lokal.
Representasi Subaltern dalam Cerpen Nyawa Seorang Gundik Karya Noviantika Fadillah: Kajian Poskolonial Gayatri Spivak Siti Khoningah; Sindi Fatwa Nazila; Fathimah Azh Zhahra; Nabila Ayu Fatmawati; Desni Cahya Ekaningrum
KABASTRA: Kajian Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2026): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v5i2.3475

Abstract

This article examines the representation of the subaltern in Noviantika Fadillah’s short story Nyawa Seorang Gundik using a postcolonial perpective. This study aimed to analyse the subaltern positions of Sulastri and Saritem within the colonial social structure, as well as to examine the silencing and marginalisation of women under Ducth colonial rule. This study employed a qualitative approach using content analysis of the short story as it primary object. Data were collected through intensive reading, textual documentation, and interpretative analysis, which were then analysed using Spivak’s concept of subalternity. The result of this research include, among other servitude as a apace of layered oppression, the silencing of Sulastri and Saritem which reflects Spivak’s thesis “Can the Subaltern Speak?”, the transformatition of Sulastri’s identity into Maria van der Wijc, and the social distance between the natives and the colonizers through the use of language.