Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Senam Ergonomik terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia dengan Gout Arthritis di PSBDBB II Liza Triamanda; Karyatin
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v6i1.1058

Abstract

Gout arthritis atau radang sendi merupakan kondisi yang muncul secara tiba-tiba atau berulang, menyebabkan nyeri akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Penyakit ini dapat menyerang berbagai sendi seperti jari kaki, pergelangan kaki, lutut, dan jempol kaki. Berdasarkan data WHO tahun 2021, sekitar 355 juta orang di dunia menderita gout arthritis. Sementara itu, menurut Kementerian Kesehatan RI tahun 2019, prevalensi di DKI Jakarta mencapai 18,6%. Penanganan gout arthritis dapat dilakukan secara farmakologis, seperti pemberian allopurinol, serta non-farmakologis melalui aktivitas fisik seperti senam ergonomik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain studi kasus pada dua pasien lansia. Intervensi senam ergonomik dilakukan selama 5 hari berturut-turut dengan frekuensi satu kali per hari dan durasi 15 menit setiap sesi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat penurunan kadar asam urat rata-rata pada kedua pasien yaitu 7,2 mg/dl setelah intervensi dilakukan. Kesimpulan dalam penelitian yaitu senam ergonomik memberikan pengaruh positif terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia dengan gout arthritis, sehingga dapat dijadikan alternatif non-farmakologis dalam pengelolaan penyakit ini di PSBDBB 2.
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Istirahat dan Tidur dengan Terapi Relaksasi Dzikir terhadap Insomnia Pada Lansia Dhia Salsabila Rahadatul Aisy; Karyatin; Dea Aprilya
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2026): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/863dg632

Abstract

Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020 menunjukkan bahwa 19,1% penduduk dunia mengalami kesulitan tidur. Di Indonesia, prevalensi masalah tidur pada lansia sangat tinggi, yaitu 67%. Insomnia bila tidak dicegah dan ditangani dapat mengakibatkan kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur dengan terapiĀ  relaksasi dzikir terhadap insomnia pada lansia. Metode penelitian ini yaitu studi kasus dengan intervensi yang diberikan yaitu terapi relaksasi dzikir sebanyak 3x sehari selama 10-15 menit selama 6 hari. Hasil penelitian menunjukkan nilai insomnia dengan instrument format ISI (Insomnia Severity Index), sebelum intervensi nilai klien I dan II adalah 19-20 (insomnia sedang). Setelah intervensi menunjukkan adanya peningkatan hasil nilai ISI klien I yaitu 17 (insomnia sedang), sedangkan klien II yaitu 15 (insomnia sedang). Kesimpulan membuktikan pemberian terapi relaksasi dzikir dapat menurunkan insomnia sehingga dapat mengatasi masalah tidur.