Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi peserta didik. Keberhasilan implementasi program tidak semata ditentukan oleh ketersediaan pangan, tetapi juga oleh kualitas pelayanan yang diterima siswa sebagai penerima manfaat utama. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dimensi kualitas pelayanan berdasarkan model SERVQUAL yang meliputi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy terhadap kepuasan siswa kelas XI pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Depok. Penelitian dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2025/2026 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori yang melibatkan 145 responden siswa kelas XI. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh dimensi SERVQUAL berpengaruh signifikan terhadap kepuasan siswa dengan nilai F sebesar 96,523 dan signifikansi < 0,001. Secara parsial, dimensi tangibles, assurance, dan empathy berpengaruh signifikan terhadap kepuasan siswa, sedangkan reliability dan responsiveness tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Dimensi assurance menjadi faktor paling dominan dalam membentuk kepuasan siswa dengan koefisien regresi sebesar 0,755. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,776 menunjukkan bahwa 77,6% variasi kepuasan siswa dapat dijelaskan oleh kelima dimensi kualitas pelayanan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, khususnya pada aspek assurance, tangibles, dan empathy, guna mendukung efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di sekolah.