Intan Apprinella
Universitas Pelita Bangsa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Upah Minimum terhadap Penyerapan Tenaga Kerja dan Pengangguran: Studi Kasus Kabupaten Bekasi Pupung Purnama Sari; Intan Apprinella; Opi Yanti; Ghina Nurrohmah
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v5i1.2552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Upah Minimum, tingkat Pengangguran, dan Penyerapan Tenaga Kerja di Kabupaten Bekasi selama periode 2010 hingga 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson, dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara Upah Minimum dan tingkat Pengangguran (r = 0,801; Sig. = 0,000), yang mengindikasikan bahwa peningkatan upah minimum cenderung diikuti oleh peningkatan tingkat pengangguran. Sebaliknya, terdapat hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara Upah Minimum dan Penyerapan Tenaga Kerja (r = -0,659; Sig. = 0,005), serta antara Pengangguran dan Penyerapan Tenaga Kerja (r = -0,676; Sig. = 0,004). Temuan ini menunjukkan bahwa kenaikan upah minimum dapat berdampak pada penurunan penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pengangguran. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan upah yang mempertimbangkan kapasitas dunia usaha dan kondisi ketenagakerjaan agar tujuan kesejahteraan pekerja dan perluasan kesempatan kerja dapat tercapai secara seimbang
Analysis of Opportunities and Threats in the Buffalo Meat Import Trade: A Case Study of Trade Between Indonesia And India Intan Apprinella; Daspar Daspar
Journal of Management, Entrepreneurship, and Tourism Vol. 1 No. 2 (2026): : May: Mercatura Lumina: Journal of Management, Entrepreneurship, and Tourism
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/za9v3s24

Abstract

This study examines the opportunities and threats associated with buffalo meat import trade between Indonesia and India during the period 2020 to 2025. The research employs an empirical quantitative approach using descriptive analysis based on secondary data obtained from official statistical publications, government reports, market records, and trade related documents. The analysis focuses on import growth, supply availability, market expansion potential, import dependency, domestic livestock competitiveness, and strategic trade risks. The findings indicate that buffalo meat imports have contributed to strengthening national meat supply capacity and improving market accessibility through the utilization of India's comparative advantage in buffalo production. However, increasing reliance on a dominant supplier has generated concerns regarding market concentration, food security vulnerability, and reduced competitiveness of domestic livestock producers. The study also identifies significant external risks related to animal disease outbreaks, biosecurity challenges, logistics disruptions, export restrictions, and sustainability transitions within the global livestock industry. The results suggest that while buffalo meat imports offer economic and supply related benefits, long term resilience requires balanced trade governance, supplier diversification, strengthened sanitary controls, and sustained investment in domestic livestock development to ensure food security and agricultural sustainability.