Achmad Imron
UIN Walisongo Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Motivasi Peziarah di Makam Mbah Mudzakir Sayung Demak dalam Perspektif Dakwah Achmad Imron; Muh. Niam; Muhammad Syarifuddin
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3488

Abstract

Penelitian “ini bertujuan untuk mengkaji motivasi para peziarah dalam berkunjung ke makam Mbah Mudzakir serta menguraikan perspektif dakwah terhadap motivasi ziarah di makam Mbah Mudzakir yang terletak di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Ziarah merupakan salah satu praktik ritual dalam Islam yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Secara historis, praktik ziarah dipengaruhi oleh tradisi Sunni yang meyakini adanya karomah para wali sebagai perantara dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan.” Hingga saat ini, makam Mbah Mudzakir masih ramai dikunjungi oleh para peziarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga belas bentuk motivasi yang melatarbelakangi kunjungan peziarah, yaitu wasilah, mencari berkah, mengingat kematian, memperoleh ketenangan batin, dorongan dari orang tua dan teman, mengharap ridha Allah, mengungkapkan rasa syukur, melestarikan tradisi, mengikuti dorongan hati, melancarkan rezeki, memperoleh jodoh, kelulusan ujian, serta sebagai sarana penyegaran diri (refreshing). Secara umum, motivasi ziarah didorong oleh faktor keagamaan dan keinginan untuk mengambil hikmah dari aktivitas tersebut. Motivasi utama peziarah yang mengunjungi makam Mbah Mudzakir di Sayung, Demak, adalah untuk mendoakan, yang menunjukkan bahwa peziarah telah memiliki pemahaman dan pengetahuan mengenai manfaat serta pentingnya ziarah. Selain itu, kegiatan ziarah juga memberikan pembelajaran tentang nilai-nilai ajaran Islam serta memperluas wawasan keagamaan, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran dan rasa syukur atas kemahakuasaan Allah SWT.