Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Diplomasi Budaya Indonesia Jepang Melalui Seni Pertunjukan Tradisional Pada Indonesia–Japan Friendship Festival 2024 Fadilah Affwa; Tom Finaldin
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran seni pertunjukan tradisional Indonesia sebagai instrumen diplomasi budaya dalam Indonesia–Japan Friendship Festival 2024 serta mengidentifikasi kendala dan strategi penguatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi pustaka dan studi lapangan yang meliputi wawancara semi-terstruktur dengan pelaku seni dan penyelenggara festival, observasi langsung selama pelaksanaan kegiatan, serta analisis dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni pertunjukan tradisional berperan efektif dalam membangun citra positif Indonesia dan memperkuat interaksi people-to-people antara masyarakat Indonesia dan Jepang. Seni pertunjukan berfungsi sebagai media komunikasi lintas budaya yang mampu menyampaikan nilai, identitas, dan keberagaman budaya Indonesia secara non-verbal dan emosional kepada audiens Jepang. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa optimalisasi peran seni pertunjukan tradisional masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya, tantangan teknis penyelenggaraan pertunjukan, serta minimnya dukungan institusional yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa seni pertunjukan tradisional memiliki potensi besar sebagai aset diplomasi budaya Indonesia, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan dukungan pemerintah dan perwakilan diplomatik Indonesia, peningkatan kolaborasi lintas komunitas budaya Indonesia–Jepang, serta inovasi dalam pengemasan seni pertunjukan tradisional agar lebih adaptif terhadap audiens internasional.
Penguatan Identitas Budaya Lokal Melalui Media Visual Kawasan Bebas Rokok Kampung Kasepuhan Bunisari Eny Nuryani Resmiati; Nasywa Aisyiah Hilda Jannati; Fadilah Affwa; Syalwa Fadila Natasya; Amanda Awalia Puji Rahayu; Fakhri Awwalun
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/566swj51

Abstract

Kampung Kasepuhan Bunisari merupakan kampung wisata di Desa Girimekar, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, yang memiliki tradisi budaya unik bernama Nyawang Bulan. Tradisi ini mengandung nilai-nilai spiritual dan sosial yang merepresentasikan kearifan lokal masyarakat setempat. Namun, seiring berkembangnya zaman, eksistensi tradisi ini mulai terpinggirkan dan kurang dikenal oleh generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung penguatan identitas budaya lokal melalui media visual sebagai sarana representasi budaya yang komunikatif dan menarik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif, melalui pembuatan media visual seperti plang penanda kawasan bebas rokok, plang edukatif tentang budaya lokal, serta photobooth bertema baju tradisonal khas sunda yang ditempatkan di titik strategis Kawasan Nyawang Bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media visual mampu menjadi alternatif representasi budaya yang efektif, karena tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga menjadi alat edukasi ringan yang menguatkan kembali citra dan identitas budaya masyarakat Kasepuhan Bunisari. Masyarakat merespons positif keberadaan elemen visual ini dan menunjukkan ketertarikan untuk menjadikannya bagian dari narasi budaya yang dapat diwariskan secara berkelanjutan.
Strategi Unilever dalam Dinamika Politik Ekonomi Global Tahun 2023-2025: Adaptasi Korporasi Multinasional terhadap Kebijakan dan Kepentingan Negara Fadilah Affwa; Nasywa Aisyiah Hilda Jannati; Shafa Kamila Khairunnisa; Tiara Witaloka; Septianis Afipah
Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Vol 1 No 2 (2025): December: Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/h9dahd68

Abstract

This study examines Unilever’s strategic responses to global political economy dynamics during the 2023-2025 period by positioning multinational corporations as non-state actors that interact directly with state policies and national interests. The research adopts a qualitative descriptive-analytical approach, drawing on secondary data sources including official corporate reports, state policy documents, and scholarly literature on international political economy. The findings indicate that geopolitical fragmentation, the strengthening of national policy frameworks, and the politicization of energy, food security, and labor issues have collectively shaped the strategic environment influencing Unilever’s decision-making processes. In response, the company has implemented supply chain diversification, reinforced local production capacities, ensured compliance with national regulations, and strategically managed its relationships with government institutions. The study further reveals that Unilever does not merely adapt to state policies but also contributes to shaping global governance practices and international standards. These findings underscore the necessity of employing a political economy approach to analyze multinational corporate strategies in order to comprehensively understand power relations, national interests, and evolving global dynamics.