Moh Ridhoi
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Maskumambang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Tingkat Intelegensi terhadap Prestasi Akademik Siswa dalam Perspektif Alberd Binet Moh Ridhoi
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 1 No 1 (2020): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v1i1.3

Abstract

Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia peserta didik dengan cara mendorong dan memfasilitasi kegiatan belajar mereka. Belajar adalah istilah kunci (key term) yang paling vital dalam setiap usaha pendidikan, sehingga tanpa belajar sesungguhnya tak pernah ada pendidikan. Pencapaian individu dari proses belajar disebut dengan prestasi akademik. prestasi akademik adalah hasil atau pencapaian yang diperoleh siswa dari aktivitas belajar, yang dinyatakan dalam bentuk angka atau simbol tertentu. Individu yang mempunyai prestasi akademik yang tinggi akan mampu bersaing dalam berbagai bidang. Begitu pula sebaliknya, prestasi akademik rendah tidak akan mampu bersaing di bidang apapun. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi prestasi akademik seseorang. Salah satu faktor internal yang dapat mempengaruhi prestasi akademik seseorang adalah intelegensi. intelegensi adalah kemampuan umum seseorang untuk bertindak dengan tujuan tertentu, berfikir secara rasional, dan menyesuaikan diri dengan cara yang tepat. Namun menurut Albert Binet setiap anak memiliki intelegensi yang tidak sama. Karena setiap anak bersifat multiintelegen yang artinya memliki kecerdasaan yang bermacam-macam mulai dari genius sampai imbilson atau idiot. Sehingga tugas pendidik ialah bukan hanya terfokus pada kecerdasaan bawaan saja tapi juga bisa mengembangkan dan meningkatkan kecerdasaan siswa sampai berhasil sukses dalam prestasi akademiknya.         DAFTAR RUJUKAN Ahmadi, A., & Supriyono, W. 2004. Psikologi belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta. Azwar. 2002. Tes prestasi: Fungsi pengembangan pengukuran prestasi belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Djamarah. 2002. Psikologi belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta. http://11124acs.blogspot.co.id/2012/03/intelegensi-menurut-alfred-binet.html, diakses pada 11 Februari 2017. Suryabrata. 2006. Psikologi pendidikan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada  
Meningkatkan Kecerdasan Moral Autentik dalam PAI Melalui CTL Ishaq Syahid; Moh Ridhoi
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 4 No 1 (2026): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v4i1.45

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi strategi kontekstualisasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pengembangan kecerdasan moral yang autentik pada peserta didik di era digital. Studi menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di SMP 1 Burneh, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kontekstualisasi yang diwujudkan melalui pola pembelajaran berbasis masalah, proyek nilai, dan refleksi konektif berfungsi efektif sebagai jembatan yang menghubungkan pengetahuan agama tekstual dengan realitas sosial peserta didik. Strategi ini signifikan meningkatkan keterlibatan siswa serta dimensi-dimensi kecerdasan moral, khususnya empati, toleransi, dan kontrol diri, baik dalam persepsi maupun perilaku nyata. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun kontekstualisasi merupakan katalis penting, dibutuhkan pendekatan holistik dan integratif untuk membangun kecerdasan moral yang benar-benar autentik dan berkarakter. Implikasi penelitian menekankan perlunya pelatihan guru yang komprehensif dan dukungan sistemik dari lingkungan sekolah.   Daftar Pustaka Akhyar, M., & Zukdi, I. (2025). Ahmad Dahlan’s Thoughts on Education as a Means of Empowering the People. World Journal of Islamic Learning and Teaching, 2(1), 1–12. Arifuddin Arifuddin, Nelfa Yosi, and Marlina Marlina, “Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Era Digital,” Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2, no. 1 (2023): 70–78, https://doi.org/10.59059/al-tarbiyah.v2i1.717. Dimas Agustian Vieri. Implementasi Strategi Pembelajaran Kontekstual dalam Pendidikan Agama Islam untuk Membentuk Karakter Siswa, Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Volume. 2 Nomor. 2 Juni 2025. DOI : https://doi.org/10.61132/hikmah.v2i2.787 Hasanah, Z., & Himami, A. S. (2021). Model Pembelajaran Kooperatif Dalam Menumbuhkan Keaktifan Belajar Siswa. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v1i1.236 Hasan, S. (2024). Integrasi Pendidikan Karakter dalam Manajemen Pendidikan Islam untuk Menghadapi Krisis Moral Generasi Z. Jurnal Pendidikan Islam, 4, 4949-4958. Juliani et al., “Implementation of Islamic Religious Education Curriculum Based on Values to Form Students’ Islamic Character,” Journal of Contemporary Islamic Primary Education 2, no. 3 (2024): 170–79, https://doi.org/10.61253/jcipe.v2i3.300. Johnson, E. B. (2002). Contextual Teaching and Learning: What It Is and Why It's Here to Stay. California: Corwin Press. Maulidah, K., & Yahya, M. uhammad S. (2023). Peranan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam sebagai Upaya Preventif Kenakalan Remaja di MTs Ma’arif Sikampuh Kroya Cilacap. Journal of Islam and Muslim Society, 5(1), 80–92. Moloeng, Lexy J., Metodologi Penelitian Pendidikan, (Penerbit SIC Surabaya: 2006), Michele Borba, Membangun Kecerdasan Moral, Tujuh Kebajikan Utama Agar Anak Bermoral Tinggi, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2008), hlm. 352. Nazar, F. 2022. Moral judgement of preschool children of the state of Kuwait. International Education Journal, 2 (2), 116-122. Nurhadi. (2004). Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang Press. Rif’atus Sholehah. Peran Strategi Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Yang Religus,Toleran,Dan Berakhlak Mulia Di Era Globalisasi Jurnal Penelitian Nusantara Volume 1 ; Nomor 8 ; Agustus 2025 ; Page 110-117 Doi : https://doi.org/10.59435/menulis.v1i8.564 Rusman. (2016). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers.23-24. Sa’dulloh, & Yusuf, I. (2025). Fenomena Moralitas Gen Z dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Al-Hasan balikpapan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 2082-2088. Subhan, S. (2022). Globalisasi dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam dan Sosial Masyarakat (Studi Kasus di Kabupaten Bima). Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 3(3), 251–258. https://doi.org/10.54371/ainj.v3i3.194 Sulaiman Hasibuan, “Strategi Pembelajaran Aktif Dalam Perspektif Al-Qur’an,” Jurnal Pendidikan Islam 12, No. 1 (2023). Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif: dilengkapi dengan contoh proposal dan laporan penelitian, (Alfabeta Bandung: 2005) Suparyoga, Imam dan Tobroni, Metode Penelitian Sosial-Agama, (Remaja Rosdakarya Bandung: 2001). Zaman, B. (2019). Aplikasi Pendekatan Kontekstual Pada Proses Pembelajaran Rumpun Pendidikan Agama Islam. Jurnal Studi Islam, Vol. 20(2), 133–142