Jumal Ahmad
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Maskumambang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tipologi Subjektivitas Keagamaan Mahasiswa Pendidikan Keguruan: Studi pada Mahasiswa Tingkat Akhir FITK UIN Jakarta Jumal Ahmad
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 3 No 2 (2025): TARQIYAH EDISI AGUSTUS 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v3i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan religious subjectivity pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Subjek penelitian adalah mahasiswa tingkat akhir yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan menggunakan modus subjektivitas keagamaan Abdullah Sahin yang dikembangkan dari kerangka status identitas James Marcia (diffusion, foreclosure, moratorium, dan achievement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian berada pada status foreclosure, moratorium, dan achievement, dan tidak ditemukan responden dengan status diffusion. Temuan ini mengindikasikan bahwa agama menyediakan ruang ideologis, sosial, dan spiritual yang khas bagi eksplorasi dan pembentukan komitmen identitas keagamaan mahasiswa. Periodicals Cohen-Malayev, M., Schachter, E. P., & Rich, Y. (2014). Teachers and the religious socialization of adolescents: Facilitation of meaningful religious identity formation processes. Journal of Adolescence, 37(2), 205–214. Grajales, T. E., & Sommers, B. (2016). Identity styles and religiosity: Examining the role of identity commitment. Journal of Research on Christian Education, 25(2), 188–202. Griffith, B. A., & Griggs, J. C. (2001). Religious identity status as a model to understand, assess, and interact with client spirituality. Counseling and Values, 46(1), 14–25. Klimstra, T. A., & van Doeselaar, L. (2017). 18 - Identity formation in adolescence and young adulthood (J. B. T.-P. D. A. the L. Specht, Ed.; pp. 293–308). Academic Press. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/B978-0-12-804674-6.00018-1 Prawitasari, G. (2018). Profil Status Identitas Religius pada Remaja Akhir. PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(2), 104. https://doi.org/10.12928/psikopedagogia.v6i2.9442 Prawitasari, G., & Suwarjo, S. (2018). Promoting Interventions to Develop Religous Identity of Secondary School Students. COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education, 3(4), 140–146. https://doi.org/10.23916/0020180314640 Sahin, A. (2018). Critical Issues in Islamic Education Studies : Rethinking Islamic and Western Liberal Secular. Religions. https://doi.org/10.3390/rel9110335   Books Day, A. (2016). Religion and the individual: Belief, practice, identity. Routledge. Hurlock, E. B. (1991). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi 5). In Drs. Ridwan Max Sijabat (Ed.), Psikologi Perkembangan (Fifth). Erlangga. Jumal, A. (2020). Religiusitas, Refleksi & Subjektifitas Keagamaan. Yogyakarta: Penerbit Deepublish. Sahin, A. (2013). New directions in Islamic education: Pedagogy and identity formation. Kube Publishing Ltd. Santrock, J. W. (2002). Life Span Development : Perkembangan Masa Hidup, Edisi 5 Jilid 2. (Penerjemah : Tri Wibowo) (Fifth). Erlangga. Webpages Encyclopedia Britannica. (n.d.). Study of religion. Encyclopædia Britannica, Inc. https://www.britannica.com/topic/study-of-religion
Self Regulated Learning dalam Al-Qur’an dan Hadis Nabi Jumal Ahmad
TARQIYAH: Jurnal Pendidikan dan Literasi Vol 4 No 1 (2026): TARQIYAH EDISI FEBRUARI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66017/tarqiyah.v4i1.44

Abstract

Artikel ini membahas konsep self-regulated learning (SRL) dalam perspektif Al-Qur’an dan hadis Nabi dengan fokus pada nilai kemandirian belajar yang dapat diinternalisasikan dalam pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian pustaka dengan analisis konsep terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, hadis Nabi, serta literatur psikologi pendidikan, terutama teori Self-Regulated Learning. Hasil kajian menunjukkan bahwa kisah Qabil dan Habil, Nabi Ibrahim a.s., serta Nabi Musa a.s. dan Khidhir a.s. mengandung nilai dasar Self-Regulated Learning seperti rasa ingin tahu, refleksi kritis, kemandirian berpikir, ketekunan, dan kerendahan hati dalam menuntut ilmu. Hadis-hadis tentang Malik bin Huwairits, sahabat yang diminta mengulangi salatnya, dan pembiasaan puasa kepada anak-anak, menampilkan praktik pedagogis Nabi dan para sahabat yang mendukung berkembangnya Self-Regulated Learning melalui teladan, dialog, modelling, conditioning, dan pembelajaran bertahap yang selaras dengan perkembangan anak. Secara konseptual, nilai-nilai tersebut sejalan dengan konstruksi Self-Regulated Learning modern (kognitif, metakognitif, dan motivasional) dan tipe-tipe regulasi dalam SDT (dari regulasi eksternal hingga motivasi intrinsik), sehingga Al-Qur’an dan hadis dapat menjadi landasan normatif dan inspiratif bagi pengembangan strategi pembelajaran yang menumbuhkan pembelajar mandiri sepanjang hayat dalam konteks pendidikan Islam.   Daftar Pustaka Ahmad, N. (2010). Tafsir Ayat-ayat Pendidikan. Marja. Alias, A., & Majid, H. S. A. (2015). Psychology of learning: An Islamic theory. International Journal Of Islamic Thoughts, 4(1), 63–80. Al-Lathif, M. G. (2020). Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali Kisah Hidup dan Pemikiran Sang Pembaru Islam. Araska Publisher. Al-Munawar, S. A. H. (2005). Aktualisasi Nilai-Nilai Qur‟ani dalam Sistem Pendidikan Islam. Ciputat Press. Corno, L. (2001). Volitional aspects of self-regulated learning. In B. J. (Eds.), Self-regulated learning and academic achievement: Theoretical perspectives (pp. pp. 191–225). Lawrence Erlbaum Associates Publishers. Fatimah, E. (2006). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Pustaka Setia. Mujiman, H. (2011). Manajemen Pelatihan Berbasis Belajar Mandiri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Pintrich, P. R. (2000). The Role of Goal Orientation in Self regulated learning. In e. (. M. Boekaerts, Handbook of Self-regulation (p. 453). San Diego: Academic. Sahin, A. (2021). Love of Learning as a Humanizing Pedagogic Vocation: Perspectives from Traditions of Higher Education in Islam. In Higher Education and Love (pp. 137–187). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-82371-9_8 Sukmadinata, N. S. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. PT. Remaja Rosdakarya. Yamin, M. (2008). Paradigma Pendidikan Konstruktivistik. Gaung Persada Press. Zimmerman, B. J. (1990). Self-regulated learning and academic achievement: An overview. Educational psychologist, 25(1), 3-17.