Rusli
Universitas Muhammadiyah Mamuju

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digital Economy Taxation in Global Perspective: A Systematic Literature Review and Cross-Country Comparison Anastasia D'Ornay; Lina Mariana; Sariana Damis; Hernianti Harun; Rusli; Matteo Rossi
Jurnal Riset Perpajakan: Amnesty Vol 8 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/f6302t69

Abstract

This study systematically examines the evolution, implementation, and challenges of digital economy taxation across various jurisdictions to provide a comprehensive understanding of global policy trends. Using the PRISMA (2020) framework, a systematic literature review was conducted covering 65 peer-reviewed articles, policy papers, and institutional reports published between 2020 and 2025. The review identifies three dominant themes: (1) the emergence of Digital Services Taxes (DST) and their fiscal implications, (2) the implementation of the OECD/G20 Two-Pillar Solution emphasizing global minimum taxation, and (3) administrative digitalization for tax compliance improvement. A cross-country comparison highlights significant disparities between developed and developing economies in policy adoption, compliance infrastructure, and digital readiness. While OECD member states prioritize the harmonization of tax bases and avoidance of double taxation, developing nations focus on revenue mobilization and fairness in taxing digital activities. The findings reveal that the global minimum tax enhances coordination among multinational enterprises but poses administrative challenges in low-income countries. The study contributes to international taxation discourse by integrating evidence from diverse contexts and proposing a conceptual model linking digital transformation, tax equity, and compliance efficiency. Future research should explore the long-term economic and behavioral impacts of digital tax regimes, especially in the context of global e-commerce and cross-border data monetization.
Pengaruh Perilaku Pemimpin Dan Kompensasi Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Rusli; M.Tahir; Yati Heryati; Rhena J
Journal AGENCY Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/agency.3.1.2023.415

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisa pengaruh Perilaku Pemimpin dan Kompensasi terhadap Prestasi Kerja Karyawan, untuk menganalisis variabel mana yang berpengaruh dominan terhadap prestasi kerja karyawan. Penelitian ini akan dilaksanakan di PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Mamuju. Waktu penelitian bulan Maret sampai dengan Mei 2023 dengan populasi dan sampel sebanyak 84 pegawai. Hasil penelitian variabel Perilaku Pemimpin (X1) mempunyai pengaruh yang positif terhadap Prestasi Kerja, dengan koefisien regresi sebesar 0,284 yang artinya apabila variabel Perilaku Pemimpin meningkat sebesar 1 satuan, maka Prestasi Kerja akan meningkat sebesar 0,284 satuan dengan asumsi bahwa pada variabel Kompensasi (X2), dalam kondisi konstan. Dengan adanya pengaruh yang positif ini, berarti bahwa antara variabel Perilaku Pemimpin dan Prestasi Kerja karyawan mewujudkan hubungan yang searah. Jika variabel Perilaku Pemimpin semakin meningkat mengakibatkan Prestasi Kerja karyawan akan meningkat, begitu pula sebaliknya jika pada variabel Perilaku Pemimpin semakin menurun maka Prestasi Kerja karyawan akan semakin menurun. Variabel Kompensasi (X2) mempunyai pengaruh yang positif terhadap Prestasi Kerja, dengan koefisien regresi sebesar 0,719 yang artinya apabila variabel Kompensasi meningkat sebesar 1 satuan, maka Prestasi Kerja akan meningkat sebesar 0,719 satuan dengan asumsi bahwa pada variabel Perilaku Pemimpin (X1), dalam kondisi konstan. Dengan adanya pengaruh yang positif ini, berarti bahwa antara variabel Kompensasi dan Prestasi Kerja karyawan mewujudkan hubungan yang searah. Jika variabel Kompensasi semakin meningkat mengakibatkan Prestasi Kerja karyawan akan meningkat, begitu pula sebaliknya jika pada variabel Kompensasi semakin menurun maka Prestasi Kerja karyawan akan semakin menurun.