Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Data Flow Diagram dalam Mengidentifikasi Kebutuhan Fungsional Sistem Informasi Diki Wahyu Nugraha; Arief Hertadi Rustam; M. Thamrin Basri
Jurnal Sistem Informasi, Sains Data, dan Informatika Vol 1 No 1 (2026): Volume 1 No. 1, Januari 2026
Publisher : Universitas Indonesia Membangun (Inaba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/7s2ptx53

Abstract

Identifying functional requirements is a crucial stage in information system development because it determines the suitability of the system to user needs. Errors at this stage can cause the entire system to fail. This study aims to analyze the role of Data Flow Diagrams (DFDs) in identifying the functional requirements of information systems in a systematic and structured manner. The research method used is a descriptive qualitative method with a literature study and system model analysis approach. Data was collected through a review of system design documents and process modeling using DFD, including context diagrams, level 0 DFD, and advanced level DFD. The results show that DFDs are capable of clearly depicting data flows, processes, and interactions between entities, thereby facilitating system analysts in identifying the main functions of the system and user requirements. Thus, the use of DFDs plays an important role in minimizing errors in requirements analysis and improving the quality of information system design.
Analisis Pemanfaatan Sistem Informasi Marketplace Shopee terhadap Performa Penjualan Digital Mukhlis Teknik Mohammad Alfarizi; Muhamad Satria Muryono; Diki Wahyu Nugraha; Fadhlanrashif Ibrahim Supriana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8728

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pemanfaatan sistem informasi marketplace Shopee terhadap performa penjualan digital Mukhlis Teknik selama 22 bulan (Juni 2024–Maret 2026). Latar belakang penelitian berakar pada fenomena transformasi digital UMKM sektor alat teknik yang dipicu oleh pandemi COVID-19, sebuah sektor yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam literatur ilmiah dibandingkan sektor fashion dan FMCG. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan triangulasi data kualitatif yang bersumber dari data transaksional seller center Shopee, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan pemilik toko menggunakan panduan 18 pertanyaan terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan total akumulasi penjualan sebesar Rp4,24 miliar dengan ekspansi pasar dari skala regional Jabotabek menjadi nasional. Performa penjualan membentuk tiga fase berulang yaitu stabilisasi, puncak, dan koreksi yang konsisten dengan pola volatilitas e-commerce global. Tingkat konversi rata-rata 2,64% terbukti lebih ditentukan oleh kualitas traffic dan reputasi toko dibandingkan volume kunjungan, dengan konversi tertinggi 4,66% terjadi justru saat pengunjung paling rendah pada Januari 2025. Rating toko yang stabil pada angka 4,8/5,0 selama seluruh periode terbukti menjadi aset reputasi digital jangka panjang yang menopang stabilitas penjualan di tengah tekanan persaingan harga produk impor. Distribusi produk unggulan menunjukkan dua segmen saling melengkapi antara produk bernilai transaksi tinggi dan produk berfrekuensi tinggi yang bersama-sama memperkuat ketahanan pendapatan bulanan. Penelitian ini menegaskan bahwa UMKM perlu mengintegrasikan manajemen reputasi digital dan diversifikasi produk adaptif sebagai strategi mitigasi risiko persaingan harga di ekosistem marketplace.