Sufriyanto Igirisa
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Al-Fattah Garden Sebagai Wisata Edukasi: Sebuah Analisis Komponen Pariwisata (4A) Sufriyanto Igirisa; Anggraeni M.S Lagalo; Desrika Talib
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.8.1.15-22.2025

Abstract

Al-Fattah Garden berpotensi dijadikan sebagai wisata edukasi karena terdapat kegiatan edukasi, dimana wisatawan yang berkunjung diajarkan nama, jenis dan manfaat tanaman. Kajian ini bertujuan mengidentifikasi potensi Al-Fattah Garden sebagai wisata edukasi yang dianalisis menggunakan komponen pariwisata (4A) Attraction, Amenities, Accessilibility, Ancilliary. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara bersama 10 informan, dokumentasi. Kajian ini mengindikasikan Al-Fattah Garden berpotensi sebagai wisata edukasi karena wisatawan berkunjung memperoleh edukasi seperti nama, jenis, manfaat tanaman. Selain itu, memperoleh pengalaman baru dengan terlibat dalam proses menanam hingga memanen. Amenitas perlu fasilitas penunjang seperti toilet, tempat berkumpul wisatawan. Kelembagaan harus dibentuk guna mengelola Al-Fattah Garden. Al-Fattah Garden sebagai wisata edukasi termasuk wisata edukasi berbasis agrobisnis, dimana memanfaatkan lahan pertanian sebagai atraksi utama. Kajian ini sebagai pengetahuan tambahan bagi para akademisi, dinas terkait dengan memperkenalkan konsep wisata edukasi berbasis agrobisnis, kepada pemilik Al-Fattah Garden bahwa terdapat potensi untuk dijadikan sebagai wisata edukasi
Community Readiness Model: Kesiapan Masyarakat Lokal Menghadapi Tantangan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Bihe Desrika Talib; Putri Diana Paputungan; Sufriyanto Igirisa; Moh. Bayu Bramantio Napai
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 8, No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.8.2.185-193.2025

Abstract

Pariwisata berkelanjutan menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat lokal sebagai prasyarat pembangunan yang seimbang antara aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan. Namun, pengembangan desa wisata di Indonesia masih cenderung berfokus pada indikator administratif dan ekonomi tanpa mengkaji kesiapan komunitas secara komprehensif sebagai proses sosial yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan masyarakat Desa Bihe dalam menghadapi tantangan pengembangan pariwisata berkelanjutan menggunakan kerangka Community Readiness Model (CRM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen dengan menilai enam dimensi CRM, yaitu upaya yang sudah ada, pengetahuan tentang masalah, pengetahuan tentang metode alternatif, kepemimpinan, sumber daya, dan iklim komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Bihe memiliki kesiapan awal yang ditandai dengan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas ekonomi wisata, dukungan kepemimpinan desa, serta iklim komunitas yang relatif positif. Namun demikian, penguatan pengetahuan strategis, integrasi kebijakan formal, kapasitas manajerial, dan dukungan infrastruktur masih diperlukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan dasar telah terbentuk, tetapi perlu penguatan kelembagaan dan perencanaan strategis untuk mencapai tata kelola pariwisata berkelanjutan. Studi ini berkontribusi pada pengembangan kajian kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan pariwisata berkelanjutan.