Putri Diana Paputungan
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Community Readiness Model: Kesiapan Masyarakat Lokal Menghadapi Tantangan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Bihe Desrika Talib; Putri Diana Paputungan; Sufriyanto Igirisa; Moh. Bayu Bramantio Napai
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 8, No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.8.2.185-193.2025

Abstract

Pariwisata berkelanjutan menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat lokal sebagai prasyarat pembangunan yang seimbang antara aspek ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan. Namun, pengembangan desa wisata di Indonesia masih cenderung berfokus pada indikator administratif dan ekonomi tanpa mengkaji kesiapan komunitas secara komprehensif sebagai proses sosial yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan masyarakat Desa Bihe dalam menghadapi tantangan pengembangan pariwisata berkelanjutan menggunakan kerangka Community Readiness Model (CRM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen dengan menilai enam dimensi CRM, yaitu upaya yang sudah ada, pengetahuan tentang masalah, pengetahuan tentang metode alternatif, kepemimpinan, sumber daya, dan iklim komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Bihe memiliki kesiapan awal yang ditandai dengan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas ekonomi wisata, dukungan kepemimpinan desa, serta iklim komunitas yang relatif positif. Namun demikian, penguatan pengetahuan strategis, integrasi kebijakan formal, kapasitas manajerial, dan dukungan infrastruktur masih diperlukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesiapan dasar telah terbentuk, tetapi perlu penguatan kelembagaan dan perencanaan strategis untuk mencapai tata kelola pariwisata berkelanjutan. Studi ini berkontribusi pada pengembangan kajian kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan pariwisata berkelanjutan.
Sosialisasi Penerapan 4A untuk Pengembangan Pantai Dudepo sebagai Daya Tarik Wisata Bahari Desrika Talib; Irma Kharisma Hatibie; Sri Sunarti; Yeristiawati Husain; Anggraeni M.S. Lagalo; Putri Diana Paputungan; Moh. Bayu Bramantio Napai
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.4.2.58-61.2025

Abstract

Potensi kawasan pesisir yang besar di Indonesia, khususnya Pantai Dudepo di Gorontalo Utara, pengembangan wisata bahari menjadi fokus utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena memiliki potensi bahari yang indah serta masyarakat yang berperan aktif dalam kegiatan pariwisata tersebut. Pengabdian ini bertujuan mensosialisasikan dan menerapkan konsep 4A (Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary Services) sebagai strategi pengembangan daya tarik wisata wisata bahari yang berkelanjutan. Metode yang digunakan yakni pendekatan sosialisasi dengan melibatkan masyarakat lokal dan pemangku kepentingan terkait melalui diskusi interaktif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam mengelola daya tarik wisata, perbaikan aksesibilitas, pengembangan fasilitas, dan layanan tambahan yang mendukung kenyamanan wisatawan. Sosialisasi ini juga membuka peluang kolaborasi multi-stakeholder dan memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan di Pantai Dudepo. Pelaksanaan sosialisasi penerapan konsep 4A dalam pengembangan Pantai Dudepo sebagai daya tarik wisata bahari menunjukkan hasil positif.