Ns. Cicelia Ernawati Rahayu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman Dengan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi: Hypertension, Elderly, How to breathe deeply Yatimi Yatimi; Ns. Esther Lenny Dorlan Marisi; Ns. Cicelia Ernawati Rahayu
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Menua adalah proses alami dalam kehidupan manusia. Dengan bertambahnya usia dapat mengalami berbagai perubahan fisik dan psikologis. Salah satunya pada sistem kardiovaskular, di mana pembuluh darah menjadi kurang elastis dan kemampuan jantung dalam memompa darah (curah jantung) menurun, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. WHO (2024), mencatat jumlah hipertensi 2,6 miliar kasus. Data SKI (2023) menunjukkan tekanan darah sebesar 56,8%. Salah satu tindakan non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah terapi relaksasi napas dalam. Tujuan: Untuk mengetahui apakah relaksasi napas dalam dapat berpengaruh terhadap lansia dengan hipertensi di Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti (PSBDBB) 2 Cengkareng Jawa Barat 2025. Metode: Populasi pada penelitian ini adalah seluruh warga binaan Panti Sosial Bina Daksa Budi Bhakti (PSBDBB) 2 Cengkareng Jawa Barat, subyek yang digunakan sebanyak 2 responden sesuai dengan faktor inklusi dan eksklusi. Intervensi dilakukan selama 10 menit, dua kali sehari, 6 kali selama tiga hari berturut-turut, setelah itu dilakukan post-test, diikuti dengan identifikasi serta analisis hasil pretest dan posttest. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan dalam bentuk tabel. Hasil: Setelah diberikan terapi relaksasi napas dalam menunjukan adanya penurunan tekanan darah kepada kedua responden. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam dapat dijadikan salah satu alternative pada lansia dengan hipertensi secara mandiri karena terbukti dapat berpengaruh terhadap tekanan darah.
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Oksigenasi dengan Posisi Semi Fowler dan Inhalasi dalam Mengatasi Bersihan Jalan Napas di Instalasi Gawat Darurat indri maria sihombing; Mia Atlantic; Ns. Cicelia Ernawati Rahayu
Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan STIKes Sumber Waras
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sumber Waras

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Pneumonia is characterized by fever and increased phlegm production which can inhibit the effectiveness of airway clearance, causing shortness of breath. Data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI) recorded 877,531 cases of pneumonia in all age groups, the increasing number of cases requires more comprehensive care to prevent complications, namely respiratory failure. The need for oxygen is one of the basic demands that people have to maintain physiological and psychological balance. One of the components of gas, oxygen is very important in the metabolic process that keeps all body cells alive. Objective: To obtain an overview of nursing care in meeting oxygenation needs through the use of the semi-Fowler position and inhalation as an effort to overcome airway clearance disorders Research Method: Case study conducted on 2 respondents. The intervention given was the provision of a semi-Fowler position and inhalation in the Emergency Installation of Sumber Waras Hospital. Research Results: after the intervention of providing a semi-fowler position and inhalation during the Emergency Room, both respondents experienced an increase in oxygen saturation of around 3% -6%, shortness of breath decreased from 25x/minute to 21x/minute, and were able to expel 2-3cc of thick, green, and smelly sputum. Conclusion: Providing a semi-fowler position and inhalation has been proven to reduce shortness of breath, expel sputum and increase oxygen saturation.