Devianda Sari Harahap
Universitas Trisakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Simulator Online sebagai Alat Bantu Ajar Materi Rangkaian Listrik Lydia Sari; Devianda Sari Harahap; Indra Surjati; Yuli Kurnia Ningsih; Rina Fitriana
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v9i1.552

Abstract

Sejak Pemerintah Indonesia memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar guna menekan laju penyebaran virus Covid-19 pada bulan Maret 2020, proses pembelajaran di sekolah harus dilaksanakan secara jarak jauh. Hal ini menimbulkan kesulitan dalam penyampaian materi ajar yang memerlukan peralatan laboratorium.  Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengatasi kesulitan tersebut dan berupa pelatihan penggunaan simulator online untuk Materi Rangkaian Listrik. Materi ini memerlukan pemahaman konsep yang abstrak, dan biasanya diajarkan menggunakan alat laboratorium. Metode pembelajaran materi ini perlu disesuaikan agar siswa tetap dapat memahami materi tersebut walaupun tidak dapat mengakses perangkat percobaan di sekolah. Simulator yang akan digunakan adalah Multisim Live, yang dapat diakses secara mudah dan gratis, serta tidak memerlukan instalasi perangkat lunak apapun untuk dapat digunakan. Kegiatan PkM ini dilaksanakan dengan mitra MTs Tarbiyatul Falah, secara daring. Dalam pelatihan, dilakukan demonstrasi penggunaan simulator yang memungkinkan guru dan siswa merancang rangkaian menggunakan berbagai komponen dan mengamati keluarannya secara real time. Dari hasil pelatihan diketahui bahwa peserta memahami materi dengan baik, terlihat dari hasil post-test dimana 58,3% hingga 100% peserta menjawab dengan benar. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, 100% peserta menyatakan materi pelatihan yang diberikan bermanfaat, dan 86,96% peserta menyatakan pelatihan metode pembelajaran daring perlu dilanjutkan.