p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdimas Mahakam
Iskandar
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat Aisya Amelia; Ahla Syauqia; Destisa Denti Seiza Pratiwi; Beny Acah Yakwan; Iskandar
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3909

Abstract

Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama yang memengaruhi angka kesakitan dan kematian, terutama di masyarakat pedesaan dengan akses terbatas terhadap air bersih dan sanitasi yang layak dan tingkat pengetahuan yang rendah, khususnya tentang tatalaksana diare. Hal ini dapat dicegah dan dikurangi angka kejadiannya dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan judul “CINTA SEHAT: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Diare di Desa Awang Bangkal Barat”. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tatalaksana diare, sehingga angka kematian dan kesakitan akibat diare dapat dikurangi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahap utama, antara lain persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan sikap dan pengetahuan yang signifikan tentang pencegahan diare dan pembuatan Cairan Rehidrasi Oral (CRO) yang benar. Program ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju praktik sanitasi yang lebih baik. Sebagai kesimpulan, kegiatan pengabdian CINTA SEHAT terbukti efektif dapat meningkatkan sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan tatalaksana diare dan perilaku PHBS.
Pelatihan Pembuatan Olahan Sirup Jahe Merah pada Jamaah Pengajian Langgar Ar Rahman Kelurahan Loktabat Utara Banjarbaru Noor Muthaminah; Dona Marisa; Eko Suhartono; Iskandar; Irham Taufiqurrahman
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3910

Abstract

Penurunan daya tahan tubuh merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang rentan terjadi pada kelompok pralansia dan lansia akibat perubahan fisiologis sistem imun. Pemanfaatan bahan alam sebagai minuman kesehatan menjadi alternatif promotif dan preventif yang aman dan mudah diterapkan di masyarakat. Jahe merah diketahui mengandung senyawa bioaktif gingerol dan shogaol yang berpotensi sebagai imunomodulator. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jamaah pengajian Langgar Ar-Rahman Kelurahan Loktabat Utara dalam pemanfaatan jahe merah melalui pelatihan pembuatan sirup jahe merah sebagai minuman kesehatan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu perizinan dan diskusi untuk identifikasi masalah, edukasi mengenai manfaat jahe merah terhadap imunitas, serta pelatihan pembuatan sirup jahe merah. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan tingkat pengetahuan peserta setelah edukasi, ditandai dengan pergeseran kategori pengetahuan dari dominan “kurang” pada pre-test menjadi “cukup” dan “baik” pada post-test. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan secara langsung proses pembuatan sirup jahe merah dengan benar. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat tradisional secara rasional, tetapi juga memberikan keterampilan yang berpotensi mendukung kemandirian kesehatan dan ekonomi. Dengan demikian, pelatihan pembuatan sirup jahe merah dapat menjadi model intervensi berbasis masyarakat dalam upaya peningkatan daya tahan tubuh dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.