Noviansyah Noviansyah
Universitas Malahayati

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesiapan Rumah Sakit Bintang Amin Lampung dalam Penerapan Kebijakan Integrasi Satu Sehat Indonesia Health Service Samino Samino; Riyanti Riyanti; Noviansyah Noviansyah; Rachmawati Rachmawati; Muhammad Alva Rizqy
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i5.19624

Abstract

ABSTRACT Health digitization faces many problems because health data is still documented manually. Where data is still stored on sheets of paper stored in several places, it does not meet the criteria for digitization and cannot be integrated as a whole. This result makes health services less efficient because health policy does not fully depend on complete data. Bintang Amin Hospital has been using Electronic Medical Records since 2023 so that its implementation is still being developed and continues to be completed because there is still data that has not been completely entered and is still in the process of completing modules according to the needs of each different poly in providing services at the hospital. This study uses an evaluation approach with an operational research design. The targets in this study are all components involved in the implementation of the SATUSEHAT platform. The informant sampling technique used purposive sampling. The main data sources in this study are transcripts of interview results, and actions, the rest are additional data such as documents and others. The interview technique used was an in-depth interview technique conducted according to the interview guidelines. The interview guideline used is only an outline of the problems that will be asked in accordance with the evaluation stage using the CIPP model. This research was conducted at Bintang Amin Hospital and the research results were obtained based on information from informants referring to the Regulation of the Minister of Health (Permenkes). All informants stated that Bintang Amin Hospital was following Ministry regulations and was in the process of one healthy integration. The process of filling in the Satu Sehat data has not been completed 100% at Bintang Amin Hospital. No obstacles were found in terms of human resources. Regarding facilities and infrastructure related to RME, there are obstacles in the SIMRS and RME development process. There is a decrease in the percentage of Satu Sehat integration in April-September. In the financial section, there has been a budget allocated to meet the needs of the integration process to the Satu Sehat platform, however, meeting the needs for implementing RME which covers all services including inpatient care is still in the planning stage. In terms of process, Bintang Amin Hospital is quite ready in the integration of One Sehat. Keywords: One Healthy, Electronic Medical Record.  ABSTRAK Digitalisasi kesehatan menghadapi banyak masalah karena data kesehatan masih terdokumentasi secara manual. Dimana data masih disimpan di lembaran kertas disimpan beberapa tempat sehingga belum memenuhi kriteria digitalisasi dan belum dapat terintegrasi secara keseluruhan. Hasil ini menjadikan pelayanan kesehatan kurang efisien karena kebijakan kesehatan belum sepenuhnya bergantung pada data yang lengkap. Selama ini RS. Bintang Amin sudah menggunakan Rekam Medik Elektronik terhitung sejak tahun 2023 sehingga implementasinya masih terus dikembangkan dan terus dilengkapi dikarenakan masih terdapat data-data yang belum tuntas dimasukkan serta masih dalam proses melengkapi modul-modul sesuai dengan kebutuhan setiap poli yang berbeda dalam memberikan pelayanan di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluasi dengan rancangan operational research. Sasaran dalam penelitian ini adalah keseluruhan komponen yang terlibat dalam implementasi platform SATUSEHAT. Teknik pengambilan sampel informan menggunakan purposive sampling. Sumber data utama dalam penelitian ini yaitu transkrip hasil wawancara, dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. Teknik wawancara yang dilakukan adalah teknik wawancara mendalam yang dilakukan sesuai pedoman wawancara. Pedoman wawancara yang digunakan hanya berupa garis-garis besar permasalahan yang akan ditanyakan sesuai dengan tahap evaluasi menggunakan model CIPP. Penelitian ini dilakukan di Rumah sakit Bintang Amin dan pada hasil penelitian didapatkan Berdasarkan keterangan informan mengacu pada Perarutan Menteri Kesehatan (Permenkes). Semua informan menyatakan bahwa RS Bintang Amin mengikuti ketetapan Kementerian dan sedang berproses dalam integrasi satu sehat. Proses pengisian data Satu Sehat belum terlaksana 100% di RS Bintang Amin. Tidak ada kendala yang ditemukan dari segi SDM. Terkait sarana dan prasarana berkaitan dengan RME, terdapat kendala dari proses pengembanbangan SIMRS dan RME Adanya penurunan persentase dalam integrasi Satu Sehat pada bulan April-September Di bagian keuangan, sudah ada anggaran yang dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan proses integrasi ke platform Satu Sehat namun untuk pemenuhan kebutuhan dalam pelaksanaan RME yang mencakup semua pelayanan termasuk rawat inap masih dalam tahap perencanaan. Segi proses, RS Bintang Amin cukup siap dalam integrasi Satu Sehat. Kata Kunci: Satu Sehat, Rekam Medis Elektronik.
Determinan Lingkungan dan Sosial Terhadap Perilaku Merokok Pada Remaja di Sma Utama Bandar Lampung Tahun 2026 Shinta Kartika Oktavia; Lolita Sary; Noviansyah Noviansyah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61720

Abstract

Perilaku merokok merupakan salah satu faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, stroke, gangguan pernapasan, kanker, impotensi, serta gangguan pada kehamilan dan janin. Survei pendahuluan yang dilakukan di SMA Utama Bandar Lampung didapatkan perilaku merokok siswa yang masih tinggi dengan berbagai faktor antara lain kemudahan akses, pengaruh teman sebaya, media sosial dan orang tua.Penelitian bertujuan untuk untuk mengidentifikasi determinan faktor lingkungan dan sosial yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja di SMA Utama Bandar Lampung tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional yang merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor risiko dengan efek pada waktu yang bersamaan (point time approach). Populasi adalah seluruh siswa di SMA Utama Bandar Lampung dengan jumlah sebanyak 119 siswa. Sampel menggunakan total populasi yaitu sebanyak 119 siswa di SMA Utama Bandar Lampung. Analisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Distribusi frekuensi perilaku merokok remaja di SMA Utama Bandar Lampung sebanyak 83 orang (69,7%). Jumlah responden dengan akses terhadap rokok sulit sebanyak 66 orang (55,5%), responden yang tidak mendapatkan paparan rokok dari media sosial sebanyak 61 orang (51,3%), responden yang merokok karena adanya pengaruh teman sebaya sebanyak 65 orang (54,6%), responden yang merokok bukan karena adanya peran orang tua sebanyak sebanyak 61 orang (51,3%). Ada hubungan akses mendapatkan rokok, paparan media sosial , pengaruh teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja di SMA Utama Bandar Lampung. Variabel dominan yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja di SMA Utama Bandar Lampung adalah teman sebaya. Membentuk peer educators (pendidik sebaya) dengan memilih dan melatih siswa yang berpengaruh (tidak harus pengurus OSIS, tetapi siswa yang memiliki lingkaran pertemanan luas) untuk menjadi agen perubahan untuk membagikan informasi valid mengenai dampak merokok secara kasual dan menjadi tempat berdiskusi bagi teman-temannya.