Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Epidemiologi dan Analisis Sistem Surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Parakannyasag Siti Via Nuraviah; Indriani; Ghaida Fauziah; Adzkia Nailatul Kamil; Firsa Fiola; Wulan Tri Yutanti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i3.7271

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Kota Tasikmalaya dengan kasus yang masih terjadi di wilayah kerja Puskesmas Parakannyasag. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran epidemiologi dan sistem surveilans DBD. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, di mana data kuantitatif menggunakan total sampling kasus DBD tahun 2025 dan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus DBD lebih banyak terjadi pada laki-laki (63%) dan kelompok usia <18 tahun (63%), dengan kasus tertinggi berada di Kelurahan Parakannyasag serta peningkatan kasus pada bulan Maret dan puncak pada bulan April. Sistem surveilans secara umum telah berjalan dengan baik, terutama pada aspek pengolahan dan kelengkapan data, namun masih terdapat kendala pada sumber daya manusia dan ketepatan pelaporan. Dengan demikian, DBD masih terjadi dengan pola distribusi tertentu dan diperlukan peningkatan sistem surveilans untuk mendukung pengendalian yang lebih optimal.
GAMBARAN PENERAPAN HIGIENE SANITASI DAN DAMPAK KEBISINGAN PADA PEKERJA PENGGILINGAN BAKSO DAGING SAPI DI PASAR CIKURUBUK KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2026 Adzkia Nailatul Kamil; Salsabila Ayuningtyas; Azka Zikra Andini Wulandati; Puji Delya Lestari; Rismawati Rismawati; Siti Novianti
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Mei 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i3.10081

Abstract

. Small-scale food processing industries, such as meatball grinding businesses, are vulnerable to sanitation hygiene problems and noise hazards. This study aimed to describe the implementation of sanitation hygiene practices and the impact of noise exposure on workers at Penggilingan Bakso Daging Sapi Kita in Tasikmalaya. The study employed a descriptive quantitative method with a cross-sectional design. A total of 36 respondents were selected using a total sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using univariate analysis. The results showed that the majority of respondents had a senior high school education background (77.8%) and were in the non-risk age category (58.3%). The implementation of workers’ sanitation hygiene practices was predominantly categorized as poor (61.1%), mainly due to the low use of Personal Protective Equipment (PPE). All respondents (100%) experienced the effects of noise exposure, with most categorized as experiencing moderate noise impact (55.6%). Based on research, it is recommended that business owners install sound dampers (mufflers) and require workers to use earplugs and complete PPE.