Stefanus Dama Muda
Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN KELUARGA KATOLIK DALAM MENUMBUHKAN IMAN ANAK DI ERA DIGITAL Stefanus Dama Muda; Florianus Pruda Muda
Jurnal Reinha Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v16i1.353

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat di Indonesia telah membawa dampak signifikan terhadap kehidupan keluarga, termasuk dalam hal pendidikan iman anak. Media sosial, yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak-anak, memberikan pengaruh yang bersifat ganda: di satu sisi membuka peluang untuk pertumbuhan spiritual, namun di sisi lain dapat menjadi hambatan bagi perkembangan iman. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran keluarga Katolik, terutama orang tua, dalam menumbuhkan iman anak di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan merujuk pada literatur akademik, dokumen Gereja Katolik, serta hasil penelitian yang relevan. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab utama sebagai pendidik iman pertama dalam keluarga dan perlu hadir secara aktif dalam kehidupan digital anak, baik sebagai teladan maupun sebagai pendamping rohani. Beberapa pendekatan yang dianjurkan mencakup literasi digital berlandaskan nilai-nilai iman, pembiasaan doa, pemanfaatan media sosial secara positif, serta keterlibatan dalam aktivitas rohani baik secara daring maupun luring. Kajian ini menekankan pentingnya pembaruan pendekatan pastoral dalam keluarga Katolik agar tetap relevan dan kontekstual dalam menjawab tantangan zaman. Diharapkan, hasil kajian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pendidikan iman dalam keluarga Katolik di Indonesia serta menjadi rujukan untuk penelitian lanjutan.
PERAN KELUARGA KATOLIK DALAM MENUMBUHKAN IMAN ANAK DI ERA DIGITAL Stefanus Dama Muda; Florianus Pruda Muda
Jurnal Reinha Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : STP Reinha Larantuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56358/ejr.v16i1.353

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat di Indonesia telah membawa dampak signifikan terhadap kehidupan keluarga, termasuk dalam hal pendidikan iman anak. Media sosial, yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak-anak, memberikan pengaruh yang bersifat ganda: di satu sisi membuka peluang untuk pertumbuhan spiritual, namun di sisi lain dapat menjadi hambatan bagi perkembangan iman. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran keluarga Katolik, terutama orang tua, dalam menumbuhkan iman anak di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dengan merujuk pada literatur akademik, dokumen Gereja Katolik, serta hasil penelitian yang relevan. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab utama sebagai pendidik iman pertama dalam keluarga dan perlu hadir secara aktif dalam kehidupan digital anak, baik sebagai teladan maupun sebagai pendamping rohani. Beberapa pendekatan yang dianjurkan mencakup literasi digital berlandaskan nilai-nilai iman, pembiasaan doa, pemanfaatan media sosial secara positif, serta keterlibatan dalam aktivitas rohani baik secara daring maupun luring. Kajian ini menekankan pentingnya pembaruan pendekatan pastoral dalam keluarga Katolik agar tetap relevan dan kontekstual dalam menjawab tantangan zaman. Diharapkan, hasil kajian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pendidikan iman dalam keluarga Katolik di Indonesia serta menjadi rujukan untuk penelitian lanjutan.
Santo Petrus, Primasi Roma, dan Kepemimpinan Apostolik: Landasan Historis dan Teologis serta Relevansinya bagi Pastoral Gereja Kontemporer Stefanus Dama Muda; Rikardus Diku Da
Jurnal Pelayanan Pastoral Jurnal Pelayanan Pastoral (JPP) Vol. 7 No. 1 April 2026
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM), STP-IPI Malang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/jpp.v7i1.744

Abstract

This paper discusses the Primacy of Saint Peter within the Catholic Church, specifically as the foundation for the Primacy of the Apostolic See of Rome and continuous apostolic leadership. Many question whether the Pope’s leadership truly originates from Christ or is merely a product of historical development. To address this, the study employs a literature review method with hermeneutic and historical approaches, examining Sacred Scripture, the writings of the Church Fathers, and documents from significant councils in Church history. The findings indicate that Saint Peter held a specific role granted directly by Jesus as the rock of the Church, the holder of the keys to the Kingdom of Heaven, and the shepherd of God’s people. This role is transmitted to the Bishops of Rome through apostolic succession, recognized by the early Church and affirmed in various councils, including Nicaea, Ephesus, and Chalcedon. Petrine primacy is not merely symbolic but is manifest in the pastoral life and ministry of the Pope to this day. In the modern Church context, this primacy remains essential for maintaining the unity of faith, serving as a moral voice for the world, and providing spiritual leadership amidst an increasingly complex society.