ABSTRAK Stunting merupakan masalah kesehatan prioritas yang memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kecemen, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten. Meningkatkan kapasistas keluarga dan kader posyandu dalam pencegahan stunting melalui pendekatan Family Centered Nursing (FCN) dan modifikasi GOBI-3F (Growth Monitoring, Oral Rehydration, Breastfeeding, Immunization, Female Education, Family Planning, dan Food Supplementation). Metode pelaksanaan meliputi focus group discussion (FGD), pelatihan keterampilan, kunjungan rumah, edukasi gizi, pembentukan kelompok peduli ibu menyusui, penguatan kesehatan mental dan komunikasi, serta pelatihan deteksi dini tumbuh kembang. Program ini melibatkan kader posyandu, ibu balita, guru PAUD, pemerintah desa dan mahasiswa. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dan ibu balita, meningkatkan kemampuan kader dalam pengukuran antropometri, terbentuknya kelompok pendukung ibu menyusui, meningkatnya praktik penyediaan MP-ASI berbasis bahan pangan lokal, serta penguatan fungsi perawatan kesehatan keluarga. Program ini terbukti meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting. Program ini berahasil meningkatkan pengetahuan, ketrampulan, dan perilaku keluarga serta kader dalam pencegahan stunting melalui pendekatan family centered nursing dan GOBI-3F. Kunjungan rumah kepada klien juga menunjukkan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas keluarga. Kata Kunci: Kader, GOBI-3F, Family Centered Nursing, Stunting, Pemberdayaan Keluarga. ABSTRACT Stunting is a priority health problem that affects children's physical and cognitive development. This community service program was implemented in Kecemen Village, Manisrenggo District, Klaten Regency. To increase the capacity of families and integrated health post (Posyandu) cadres in stunting prevention through the Family Centered Nursing (FCN) approach and modified GOBI-3F (Growth Monitoring, Oral Rehydration, Breastfeeding, Immunization, Female Education, Family Planning, and Food Supplementation). The implementation methods included focus group discussions (FGD), skills training, home visits, nutrition education, the formation of breastfeeding mother care groups, strengthening mental health and communication, and early detection of growth and development training. This program involved Posyandu cadres, mothers of toddlers, PAUD teachers, village government and university students. The results showed an increase in the knowledge of cadres and mothers of toddlers, increased cadre skills in anthropometric measurements, the formation of breastfeeding mother support groups, increased practice of providing complementary feeding based on local food ingredients, and strengthening the function of family health care. This program has been proven to increase community empowerment in stunting prevention efforts. This program successfully improved the knowledge, skills, and behavior of families and cadres in stunting prevention through a family-centered nursing approach and GOBI-3F. Home visits to clients also contributed to increased family capacity. Keywords: Cadres, GOBI-3F, Family-Centered Nursing, Stunting, Family Empowerment.