Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Diklat Pengembangan Kompetensi Guru TPQ An Nahdliyah Di Lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kab. Tulungagung Winarto; Nur Yanah; Rindra Risdiantoro; Subhan
La-Syakka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): La-Syaka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat berupa Diklat Pengembangan Kompetensi Guru TPQ An Nahdliyah di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Tulungagung dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kualitas tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam kontemporer. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat kapasitas pedagogik, manajerial, dan spiritual guru TPQ sehingga mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan metode pembelajaran yang kreatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan santri. Metode pelaksanaan diklat menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi pembelajaran, serta praktik langsung penyusunan perangkat ajar. Peserta dilibatkan secara aktif dalam mengidentifikasi kebutuhan, merumuskan strategi, dan mempraktikkan keterampilan baru. Selain itu, evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi praktik mengajar guna menilai keterampilan pedagogik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep pembelajaran berbasis nilai, kemampuan menyusun Rencana Pembelajaran Harian (RPH), serta keterampilan mengelola kelas secara lebih komunikatif. Guru TPQ juga melaporkan bertambahnya motivasi dan kepercayaan diri dalam mengajar. Dengan demikian, diklat ini berkontribusi nyata terhadap penguatan kompetensi guru TPQ An Nahdliyah dan diharapkan menjadi model pengembangan berkelanjutan bagi lembaga pendidikan Ma’arif NU di Tulungagung.
Manajemen Pengelolan Lembaga Pendidikan Non Formal Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Bimbel Gama Private Center Selopuro Blitar Nur Yanah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 2 No 1 (2024): PROPHETIK : Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v2i1.3562

Abstract

Mutu menjadi aspek terpenting dalam setiap lembaga pendidikan, dimana mutu diyakini sebagai modal utama dalam menghadapi persaingan. Oleh sebab itu, mengelola sebuah lembaga pendidikan haruslah secara komprehensif dan terintegrasi. Hal tersebut tidak terlepas dari bagaimana sebuah lembaga mengelola mutu itu. Pengelolaan lembaga pendidikan non formal pada dasarnya diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan pada lembag pendidikan tersebut yang kemudian mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara konsisten dan mencapai peningkatan secara terus-menerus dalam setiap aspek aktivitas lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen pengelolaan lembaga pendidikan non formal dalam meningkatkan mutu pendidikan di Bimbel Gama Private Center Selopuro Blitar. Metode penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reserch) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil temuan pertama dari penelitian ini adalah bahwa di Bimbel Gama Private Center dalam meningkatkan mutu pendidikan berlandaskan pada fungsi-fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Temuan yang kedua adalah, Owner Bimbel Gama Private Center dalam merekrut SDM yang masuk di bimbel Gama Private Center ini benar-benar selektif karena bermutu tidaknya suatu lembaga pendidikan, tergantung SDM yang masuk. Dan temuan terakhir, untuk meningkatkan mutu pendidikan bimbel Gama Private Center, bimbel ini menggunakan metode pembelajaran yang menarik bagi yang les dibimbel gama dan di bimbel Gama Private Center ini terdapat bonus hafalan juz 30, do’a sehari-hari, dan mengaji.
Dianogsis Anak Didik Dalam Kasus Kesulitan Belajar Siti Nurlatifah; Nur Yanah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 1 No 2 (2023): PROPHETIK : Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/prophetik.v1i2.4095

Abstract

Learning difficulties are conditions where students experience difficulty in learning. In the learning process, it is possible that there are students who experience difficulties in the learning process, in fact students who experience learning difficulties are often labeled stupid by those around them. At elementary school age, the cases of learning difficulties that are often encountered are in the ability to read, write and count. Students who experience learning difficulties will have an impact on low academic achievement. a location of learning difficulties faced by students and to find solutions. If students' learning difficulties are ignored, then the learning objectives will not be achieved properly. To overcome these difficulties, students need help, both in digesting teaching materials and in overcoming other obstacles. Students' learning difficulties must be identified and overcome as early as possible, so that instructional objectives can be achieved well. So it is necessary to carry out a diagnosis. The implementation of this diagnosis helps students to obtain optimal learning outcomes. It is hoped that the implications of this research can help teachers in providing action to overcome various learning difficulties experienced by students. Kesulitan belajar adalah kondisi dimana siswa mengalami kesulitan dalam belajar. Dalam proses pembelajaran tidak menutup kemungkinan adanya siswa yang mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran, bahkan siswa yang mengalami kesulitan belajar sering dilabeli bodoh oleh orang yang berada disekitarnya. Pada usia sekolah dasar kasus kesulitan belajar yang sering ditemui adalah pada kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Siswa yang mengalami kesulitan belajar akan berdampak pada prestasi akademik yang rendah. a letak kesulitan belajar yang di hadapi oleh siswa serta untuk mencari pemecahannya. Jika kesulitan belajar siswa tersebut dibiarkan, maka tujuan pembelajaran tidak akan tercapai dengan baik. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, siswa memerlukan bantuan, baik dalam mencerna bahan pengajaran maupun dalam mengatasi hambatan-hambatan lain. Kesulitan belajar siswa harus dapat diketahui dan dapat diatasi sedini mungkin, sehingga tujuan instruksional dapat tercapai dengan baik. Maka perlu dilakukan diagnosis dari pelaksanaan diagnosis ini membantu siswa untuk memperoleh hasil belajar yang optimal. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dalam memberikan tindakan untuk mengatasi berbagai kesulitan belajar yang dialami siswa.
MANAJEMEN EVENT PADA LEMBAGA PENDIDIKAN NON FORMAL DI CV GAMA PRIVATE CENTER SELOPURO BLITAR Untung Khoiruddin; Mohamad Sodik; Nur Yanah; Laily Nur Syayidah
PROPHETIK Jurnal Kajian Keislaman Vol 4 No 1 (2026): PROPHETIK : Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/cdg0qp78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan manajemen event pada lembaga pendidikan nonformal di CV Gama Private Center Selopuro Blitar. Fokus penelitian ini meliputi proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi event serta faktor pendukung dan penghambat dalam penyelenggaraan kegiatan. Event pada lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis tidak hanya sebagai kegiatan pendukung pembelajaran, tetapi juga sebagai media pengembangan potensi peserta didik, peningkatan kompetensi tutor, promosi lembaga, serta membangun citra positif lembaga di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pimpinan lembaga, ketua panitia, tutor, tenaga kependidikan, serta pihak yang terlibat dalam pelaksanaan event di CV Gama Private Center Selopuro Blitar. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen event di CV Gama Private Center Selopuro Blitar dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan kegiatan dengan penyusunan konsep, tujuan, anggaran, dan strategi pelaksanaan; pengorganisasian melalui pembentukan struktur kepanitiaan yang terdiri atas penanggung jawab, ketua panitia, sekretaris, bendahara, sie acara, sie publikasi dan dokumentasi, serta sie perlengkapan; pelaksanaan kegiatan melalui koordinasi antaranggota dan pelayanan kepada peserta; serta evaluasi melalui indikator jumlah peserta, tingkat kepuasan peserta, ketercapaian tujuan kegiatan, efektivitas penggunaan anggaran, dan dampak kegiatan terhadap lembaga. Faktor pendukung dalam pelaksanaan event meliputi dukungan pimpinan lembaga, kompetensi tutor, koordinasi tim yang baik, antusiasme peserta, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, perbedaan jadwal peserta, keterbatasan sumber daya manusia pada event berskala besar, dan kendala teknis saat kegiatan berlangsung. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen event yang baik mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, pengembangan kompetensi tutor, pengenalan program lembaga kepada masyarakat, serta penguatan citra positif CV Gama Private Center Selopuro Blitar sebagai lembaga pendidikan nonformal.
Mapping Career Options for Class XI MAN Blitar City Students Nanda Istiqomah; Nur Yanah; Setyo Pranoto; Arildalona Ilhamawan Tarnasta
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 15 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Institut Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/attanwir.v15i01.167

Abstract

Career choice mapping is part of the assessment in identifying student career choice tendencies. Counselors can use the results of this career choice mapping as a basis for providing career guidance services so that they suit student needs. The research aims to map the career choices of class XI MAN Blitar City students. The method used is the Holland career test using the RIASEC model (Realistic, Investigative, Artistic, Social, Enterprising, Conventional). The number of respondents was 187 students. The research results showed that 17% of respondents had realistic characters, 14% had Investigative characters, 15% had Artistic characters, 21% had Social characters, 16% had Enterprising characters, and 17% had Conventional characters. Based on the results of this research, it can be concluded that social characters dominate and investigative characters have the lowest value. The results of this research are an initial stage which can then be used as a basis for preparing a career guidance service program, bearing in mind that the service delivery process is carried out in stages and continuously.