Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etnopedagogy of Bali Aga Parenting: Integration of Customary Values, Spirituality, and Family Education in Sembiran Ari Wisudayanti; I Gusti Ngurah Sudiana; I Wayan Wastawa
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 03 (2026): July 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i03.8844

Abstract

This study examines the ethnopedagogical dimensions of parenting practices among the Bali Aga community in Sembiran Village, emphasizing the integration of customary values, spirituality, and family-based education. Employing a qualitative ethnographic approach, data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. The data were thematically analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that Bali Aga parenting embodies a moral educational system rooted in Hindu cosmology and communal harmony. Parents serve as spiritual educators, transmitting the values of satya (truth), siwam (purity), and suci (sacredness) through ritual practices, storytelling traditions, and collective participation. The family operates not merely as a social unit but as a cultural institution for character formation grounded in local wisdom. In practice, the study suggests developing a culturally grounded family counseling model that leverages indigenous parenting values to strengthen children’s resilience, spiritual awareness, and moral responsibility in both traditional communities and contemporary educational settings. Keywords: ethnopedagogy, parenting, bali aga, cultural values, character education
Strategi Komunikasi dan Manajemen Pesan dalam Kampanye Non-Komersial di Media Sosial: Analisis Framing pada Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Ni Putu Sinta Dewi; I Wayan Wastawa
Journal of Media and Communication | E-ISSN : 3063-9581 Vol. 2 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dan manajemen pesan yang digunakan dalam kampanye anti kekerasan perempuan di media sosial dengan menggunakan pendekatan analisis framing. Kekerasan terhadap perempuan merupakan isu sosial serius yang terus menjadi perhatian global dan nasional. Di Indonesia berdasarkan data Komnas Perempuan (2023) mencatat lebih dari 457.895 kasus kekerasan terhadap perempuan sepanjang tahun 2022, angka yang menunjukkan urgensi upaya advokasi secara masif. Media sosial telah menjadi platform utama dalam menyebarkan pesan-pesan advokasi kepada khalayak yang lebih luas. Metode yang digunakan adalah analisis framing model Entman yang mencakup empat elemen: definisi masalah (problem definition), interpretasi kausal (causal interpretation), evaluasi moral (moral evaluation), dan rekomendasi penyelesaian (treatment recommendation). Data dikumpulkan melalui observasi sistematis terhadap konten media sosial dari akun-akun kampanye anti kekerasan perempuan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye non-komersial anti kekerasan perempuan di media sosial menggunakan strategi framing struktural-sistemik sebagai bingkai dominan, dengan penekanan pada pembingkaian kekerasan sebagai produk relasi kuasa yang timpang dalam masyarakat patriarkal. Manajemen pesan yang efektif ditandai dengan penggunaan narasi personal, visual yang kuat, konsistensi identitas kampanye, dan ajakan bertindak yang spesifik. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi kampanye sosial yang lebih efektif di era digital.