Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Media Digital sebagai Instrumen Optimalisasi Komunikasi Dakwah di Musholla Nur Attaqwa Musyaffa; Sulastri; Yenda Lestari; Wahyu Setiawati; Anggita Maharani
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam cara umat Islam melaksanakan kegiatan dakwah. Musholla sebagai pusat ibadah dan pembinaan masyarakat perlu beradaptasi dengan dinamika digital agar tetap relevan dan mampu menjangkau jamaah lebih luas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan komunikasi dakwah di Musholla Nur Attaqwa melalui pemanfaatan media digital seperti media sosial, aplikasi pesan instan, dan konten multimedia. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, meliputi observasi kebutuhan, pelatihan teknis, pendampingan produksi konten, serta evaluasi implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pengurus takmir dan jamaah dalam mengelola media digital, terbentuknya akun resmi musholla di media sosial, serta meningkatnya partisipasi jamaah dalam kegiatan keagamaan. Penggunaan media digital terbukti mampu menjadi instrumen efektif untuk memperluas jangkauan dakwah, meningkatkan literasi keagamaan, serta memperkuat ikatan sosial jamaah.
Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia DiniDi Lingkungan Sekolah: Studi Deskriptif Kualitatif Di Tk Harapan Bunda Kabupaten Oku Selatan Ovi Arieska Mefa; Mutriana; Melza Astika; Umi Halimah; Mita Tria Ningtias; Sulastri
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i4.7631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam perkembangan sosial emosional anak usia 4–5 tahun di TK Harapan Bunda Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Latar belakang penelitian didasari oleh urgensi stimulasi sosial emosional pada masa emas anak (golden age) dan masih ditemukannya sejumlah anak yang memperlihatkan perilaku egosentris serta kesulitan berbagi di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berjenis deskriptif dengan subjek enam anak kelompok A dan satu guru kelas sebagai informan kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif selama lima hari, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi pada 5–9 Mei 2026. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman (2014) meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diverifikasi dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,7% anak telah mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) hingga Berkembang Sangat Baik (BSB) pada aspek kerja sama, berbagi, dan penggunaan bahasa santun; sementara 33,3% masih berada pada tahap Mulai Berkembang (MB) khususnya pada indikator pengendalian emosi dan inisiatif interaksi sosial. Tiga strategi utama yang diterapkan guru meliputi: (1) pembiasaan nilai sosial melalui circle time dan nyanyian tematik, (2) bermain peran kolaboratif berbasis kearifan lokal OKU Selatan, dan (3) keteladanan guru yang konsisten. Faktor pendukung meliputi rasio guru-anak yang ideal dan lingkungan bermain yang kondusif, sedangkan keterbatasan alat permainan edukatif berbasis emosi dan minimnya program parenting menjadi faktor penghambat utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekosistem sekolah yang dirancang dengan strategi berbasis bermain mampu mengoptimalkan perkembangan sosial emosional anak secara signifikan.