Jelin Agrini Sari
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur Asertif dalam Kolom Komentar Youtube "Lapor Pak": Analysis of Assertive Speech Acts in the YouTube Comment Column "Lapor Pak" Jelin Agrini Sari; Sulastriningsih Djumingin; Hajrah Hajrah
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 2 No. 3 (2026): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yaitu bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tindak tutur asertif menyatakan, menyarankan, membanggakan, mengeluh, melaporkan, menuntut, dan memberitahukan yang terdapat dalam kolom komentar YouTube acara “Lapor Pak”. Data dalam penelitian ini  berupa kalimat yang terdapat dalam kolom komentar “Lapor Pak” yang dianggap sebagai tindak tutur asertif. Data ini berupa kalimat. Sumber data dalam penelitian ini adalah video YouTube “Lapor Pak” yang diunggah oleh saluran Trans 7 yang memuat tindak tutur asertif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan catat. Teknik analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman, yang meliputi proses pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kolom komentar YouTube Lapor Pak pada episode yang dianalisis, ditemukan berbagai bentuk tindak tutur asertif yang mencerminkan beragam ekspresi dan maksud penutur. Berdasarkan analisis data, tindak tutur asertif yang paling dominan adalah tindak tutur menyatakan, diikuti oleh tindak tutur mengeluh, menyarankan, dan membanggakan, sedangkan tindak tutur melaporkan, menuntut, dan memberitahukan muncul dengan frekuensi yang lebih rendah. Komentar-komentar tersebut menunjukkan bagaimana penonton menggunakan bahasa untuk mengungkapkan pendapat, memberikan kritik atau saran, mengekspresikan kebanggaan terhadap tokoh atau acara, serta menyampaikan pengalaman pribadi yang relevan dengan isi tayangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ruang komentar YouTube tidak hanya berfungsi sebagai wadah interaksi digital, tetapi juga sebagai media komunikasi yang merepresentasikan sikap, emosi, dan keterlibatan penonton terhadap suatu program hiburan.