This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dinamika
Said Sulkifli
Program Studi Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Widya Gama Mahakam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI MASYARAKAT PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Oktafiya Rahma Dani; Said Sulkifli; Ahmad Yani
JURNAL DINAMIKA Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalimantan Timur dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Rendahnya minat baca dan belum optimalnya pemanfaatan layanan perpustakaan menjadi latar belakang penelitian ini, meskipun fasilitas dan layanan yang tersedia tergolong cukup memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan budaya literasi masyarakat dilakukan melalui strategi organisasi, strategi program, strategi pendukung sumber daya, dan strategi kelembagaan. Berbagai inovasi layanan, baik konvensional maupun digital, seperti pojok baca, pelatihan literasi digital, aplikasi iKaltim, Buncu Baca Kaltim, serta web Pustaka Borneo, mampu meningkatkan partisipasi masyarakat. Faktor pendukung meliputi komitmen kelembagaan, ketersediaan sumber daya manusia, dan fasilitas yang memadai, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, koleksi bahan bacaan, promosi kegiatan, serta fleksibilitas aturan layanan. Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan telah berjalan cukup efektif, namun masih memerlukan penguatan agar budaya literasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.