Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN KOLOSTRUM OLEH IBU NIFAS DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI Meita Hipson; Khairun Nisa; Sri Handayani; Oktariyani Oktariyani
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1373

Abstract

Latar Belakang: Air susu ibu (ASI) mengandung kolostrum. Kolostrum adalah tahapan pertama ASI yang keluar dan menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan: Diketahuinya distribusi frekuensi dan hubungan antara pengetahuan, pendidikan, usia, dan status gizi ibu nifas terhadap pemberian kolostrum. Metode: Metode yang digunakan observasional pendekatan cross sectional,  populasi ibu nifas primipara dan multipara, Pengambilan sampel accidental Sampling 30 responden. Pengumpulan data dilakukan secara langsung melalui wawancara terstruktur dengan responden menggunakan kuesioner, serta pengukuran fisik status gizi ibu nifas. Pengolahan data meliputi editing, coding, tabulating, entry dan cleaning data menggunakan aplikasi SPSS dianalisis secara statistik. Penelitian dilakukan di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Sumartini Bulan Oktober – Desember 2024. Hasil: Kategori nilai tertinggi pengetahuan cukup (63,3%), usia tidak berisiko (66,7%), dan kategori tidak mengalami Kekurangan Energi Kronis (66,7%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,000), pendidikan (p = 0,021), dan status gizi (p = 0,000) dengan pemberian kolostrum. Tidak terdapat hubungan usia ibu dan pemberian kolostrum (p = 0,231). Saran: Diharapkan pelayanan Kesehatan agar dapat meningkatkan edukasi tentang manfaat kolostrum pada ibu nifas sehingga pengetahuan ibu nifas dapat meningkat dan termotivasi dalam memberikan kolostrum pada bayi nya. Kata Kunci: Kolostrum, Ibu nifas 
EFEKTIVITAS MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DYSMENORRHEA PADA REMAJA PUTRI Khairun Nisa; Sri Handayani; Meita Hipson; Lia Agustina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1415

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi adalah keadaan optimal secara fisik, mental, dan sosial yang memungkinkan seseorang menjalankan fungsi reproduksinya dengan sehat dan aman. Masalah yang kerap dialami oleh remaja putri adalah dysmenorrhea, yaitu rasa nyeri saat menstruasi akibat ketidakseimbangan hormon progesteron yang dapat mengganggu aktivitas harian. Penanganan nyeri haid dapat dilakukan dengan metode nonfarmakologis, teknik Massage Effleurage. Tujuan: Mengetahui Efektivitas Massage Effleurage terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dysmenorrhea Pada Remaja Putri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment dan rancangan two group pre-test and post-test non-equivalent control group design. Sampel 30 siswi SMK ‘Aisyiyah Palembang yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dibagi menjadi dua kelompok: 15 siswi menerima intervensi Massage Effleurage (kelompok eksperimen) dan 15 siswi tidak menerima intervensi (kelompok kontrol). Instrumen yang digunakan kuesioner skala nyeri untuk mengukur intensitas nyeri dysmenorrhea. Hasil: Analisis uji Wilcoxon signed ranks test pada skala nyeri sesudah dilakukan intervensi diperoleh nilai p-value = 0,000 < 0,05. Saran: Responden agar dapat memahami dan menerapkan massage effleurage secara mandiri untuk mengurangi nyeri dysmenorrhea.Kata kunci : Dysmenorrhea, Massage Effleurage, Nyeri Menstruasi, Remaja Putri.