Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI MEDIA DIGITAL BAGI MASYARAKAT DESA TOMBANG SEBAGAI UPAYA MENYARING INFORMASI DIGITAL: Strengthening Digital Media Literacy for the Community of Tombang Village as an Effort to Filter Digital Information Yulfa Nur Hidayah; Adrian Kede; Jesika Pase; Nurul Azizah; Nur Ijaja Laadjim; Adinda Fara Rizka
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) February - July 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.29

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah meningkatkan intensitas arus informasi digital di masyarakat, termasuk di Desa Tombang. Kondisi ini tidak hanya memberikan kemudahan akses informasi, tetapi juga menimbulkan tantangan berupa maraknya penyebaran informasi yang tidak terverifikasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat literasi media digital masyarakat Desa Tombang agar mampu menyaring dan memanfaatkan informasi secara bijak dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan observasi awal, koordinasi dengan pemerintah desa, serta pelaksanaan sosialisasi dan edukasi literasi media digital kepada masyarakat sebagai sasaran utama. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 2–13 Februari 2026 dengan pendekatan partisipatif dan interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran kritis masyarakat dalam mengidentifikasi informasi yang valid, melakukan verifikasi fakta, serta menghindari penyebaran informasi hoaks. Selain itu, masyarakat mulai menunjukkan sikap yang lebih selektif dalam menggunakan media digital dalam kehidupan sehari-hari. Luaran utama dari kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas literasi media digital masyarakat serta terbentuknya dasar ketahanan informasi di tingkat desa. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi arus informasi digital.
Analysis of the Message in the Film “Cinta Tak Seindah Drama Korea” Yulfa Nur Hidayah; Ken Amasita Saadjad; Sofia Melita; Nurafni Renidamayanti; Agus Wahyudi Putra
Jogjakarta Communication Conference (JCC) Vol. 4 No. 1 (2026): The 7th Jogjakarta Communication Conference (JCC)
Publisher : Jogjakarta Communication Conference (JCC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze messages in the film “Cinta Tak Seindah Drama Korea” as a representation of the fusion of storytelling styles in contemporary cinema. The research method employed a qualitative descriptive approach using Charles Sanders Peirce’s semiotic theory. The findings reveal that narrative and visual elements are structured to convey messages to the audience. Furthermore, the film uniquely blends storytelling elements characteristic of Korean dramas such as visual aesthetics and dramatic structure while retaining the distinctive traits and narrative approach of Indonesian cinema. Overall, the film “Cinta Tak Seindah Drama Korea” demonstrates the ability of local cinema to both respond to and creatively adapt popular trends. These findings affirm that adapting foreign trends does not immediately erase the identity of local works; rather, it enriches perspectives and strengthens the current position of Indonesian cinema.