This Author published in this journals
All Journal JESASI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI PERMAINAN TRADISIONAL EGRANG BATOK KELAPA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (PJOK) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS FISIK SISWA DI SMP NEGERI 3 PAGIMANA: Education on the Traditional Coconut Shell Stilt Game through Physical Education, Sports, and Health (PJOK) Learning to Increase Students’ Physical Activity at SMP Negeri 3 Pagimana Rahmat La Pou; Muhammad Salahuddin; Abdul Rabbi Arrasul; Miranti; Siti Ilma S. Dulumina; Abd Sugipto
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) edisi April 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.30

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat menyebabkan permainan tradisional semakin jarang dikenal oleh anak-anak, sehingga berdampak pada menurunnya aktivitas fisik serta berkurangnya pemahaman terhadap budaya lokal. Padahal, permainan tradisional memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan motorik, kognitif, dan karakter peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan permainan tradisional egrang batok kelapa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMP Negeri 3 Pagimana sebagai upaya meningkatkan aktivitas fisik siswa sekaligus melestarikan budaya lokal. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, serta pelaksanaan kegiatan melalui edukasi dan praktik langsung kepada siswa sebagai mitra sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan mengalami peningkatan kemampuan keseimbangan serta koordinasi gerak setelah mengikuti pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan sikap kerja sama, disiplin, sportivitas, dan percaya diri siswa. Integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, partisipatif, dan menyenangkan. Dengan demikian, permainan egrang batok kelapa efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan bermakna, serta mendukung upaya pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah.