Perkembangan teknologi yang pesat menyebabkan permainan tradisional semakin jarang dikenal oleh anak-anak, sehingga berdampak pada menurunnya aktivitas fisik serta berkurangnya pemahaman terhadap budaya lokal. Padahal, permainan tradisional memiliki peran penting dalam mengembangkan keterampilan motorik, kognitif, dan karakter peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan permainan tradisional egrang batok kelapa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMP Negeri 3 Pagimana sebagai upaya meningkatkan aktivitas fisik siswa sekaligus melestarikan budaya lokal. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi awal, koordinasi dengan pihak sekolah, serta pelaksanaan kegiatan melalui edukasi dan praktik langsung kepada siswa sebagai mitra sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan mengalami peningkatan kemampuan keseimbangan serta koordinasi gerak setelah mengikuti pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam menumbuhkan sikap kerja sama, disiplin, sportivitas, dan percaya diri siswa. Integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, partisipatif, dan menyenangkan. Dengan demikian, permainan egrang batok kelapa efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan bermakna, serta mendukung upaya pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026