p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Visual
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Multisensori dalam Perancangan Interior Little Owl Daycare & Preschool di Gedung Perkantoran Vonny Kornellya; Adi Ismanto; Arlene Davis Kosasih
VISUAL Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/f1q4qp42

Abstract

Perubahan sosial dan ekonomi mendorong meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja. Namun, kondisi ini belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan binaan lingkungan dalam mendukung kebutuhan pengasuhan anak. Banyak orang tua menghadapi keterbatasan dalam menyediakan pengasuhan yang layak, sehingga tak sedikit dari mereka memilih untuk menitipkan anak kepada kerabat atau tetangga yang belum tentu memiliki pengetahuan dan keterampilan merawat anak usia dini. Situasi ini berisiko menghambat pemenuhan hak tumbuh kembang anak, khususnya dalam aspek stimulasi sensorik, motorik, dan kognitif. Sebagai solusi, Little Owl Daycare and Preschool dirancang di dalam gedung perkantoran Global Tower, Jakarta Selatan, agar terintegrasi dengan lingkungan kerja melalui pendekatan multisensori untuk menciptakan pengalaman belajar yang imersif bagi anak. Proses perancangan menggunakan pendekatan analisis-sintesis untuk mengumpulkan dan menguraikan data yang kemudian dirumuskan dalam konsep dan implementasi perancangan. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif . Hasil rancangan berhasil mengintegrasikan konsep Cuddly Nest dengan pendekatan multisensori yang didukung teknologi modern. Integrasi teknologi seperti dynamic lighting, smart audio system, dan aroma diffuser terbukti efektif dalam menciptakan ruang belajar yang aman, menyenangkan, serta imersif. Pendekatan ini mendukung keterlibatan anak secara holistik sekaligus memberikan ketenangan bagi orang tua pekerja terhadap kualitas pengasuhan.
Penerapan Konsep Interior Berbasis Multisensori Bertema Creative Explorers pada Sekolah KB-TK Santo Paulus Jakarta Fivanda; Arlene Davis Kosasih; Vonny Kornellya
VISUAL Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN - UNIVERSITAS TARUMANAGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/zzd4dy91

Abstract

Lingkungan belajar pada anak usia golden age berperan penting dalam menstimulasi perkembangan sensorik, kognitif, dan sosial. Namun, banyak ruang belajar prasekolah termasuk di sekolah-sekolah KB-TK berbasis katolik belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan eksplorasi multisensori yang mendukung kreativitas dan kemandirian anak. Penelitian ini bertujuan merumuskan kebutuhan ruang dan konsep perancangan interior pada Sekolah KB–TK Santo Paulus Jakarta sebagai studi kasus dengan potensi penerapan interior berbasis multisensori pada sekolah KB-TK berbasis Katolik lainnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami secara mendalam kondisi eksisting interior melalui aspek multisensori (visual, auditori, taktil, olfaktori, dan kinestetik). Data dikumpulkan melalui survei dan observasi lapangan, dokumentasi visual, serta wawancara mendalam dengan guru serta pihak sekolah. Analisis data dilakukan secara deskriptif tematik untuk mengidentifikasi potensi, kendala, dan kebutuhan pengembangan ruang belajar yang dilakukan juga dengan memberikan kuesioner kepada praktisi desainer interior dan arsitek. Keseluruhan hasil penelitian menunjukkan perlunya zonasi ruang yang responsif terhadap pengalaman multisensori dengan kebutuhan luas ruang yang memadai, khususnya pada area penting seperti lobby dan aula. Tema Creative Explorers dijadikan dasar perancangan untuk pendekatan multisensori, menghadirkan pengalaman belajar melalui stimulasi empat indera utama secara seimbang. Implementasi konsep ini didukung sistem cerdas (smart system) yang mengatur pencahayaan, suara, dan kontrol lingkungan ruang agar lebih adaptif terhadap kebutuhan anak. Memberikan dasar konseptual bagi perancangan interior sekolah anak usia dini khususnya TK Katolik agar menjadi sekolah yang lebih inklusif, kreatif, dan stimulatif.