Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Penataan Lokasi UMKM pada Kawasan Industri Studi Kasus Jalan Irian VII Cikarang Barat Ade Maftuh; Sri Prasetya Widodo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.5757

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat lokal, termasuk pada wilayah yang berkembang sebagai kawasan industri seperti Cikarang, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep penataan lokasi UMKM pada lahan seluas 1.250 m² di Jalan Irian VII, Cikarang Barat, agar terbentuk ruang usaha yang tertata, aman, nyaman, mudah diakses, dan mampu mendukung keberlanjutan kegiatan ekonomi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi tapak pada waktu pagi, siang, dan sore, dokumentasi kondisi fisik, kajian regulasi, studi literatur, serta studi banding kawasan kuliner. Analisis mencakup karakter tapak, orientasi matahari, arah angin, vegetasi, kebisingan, drainase, pola pergerakan, kebutuhan parkir, aktivitas pedagang dan pengunjung, serta hubungan antarzona. Hasil kajian menghasilkan konsep penataan berupa pembagian zona publik, zona kegiatan utama, dan zona servis; penggunaan modul kios berukuran 3 × 3 meter; pemisahan sirkulasi kendaraan dan pejalan kaki; penyediaan area makan bersama; penempatan vegetasi peneduh; pengendalian paparan matahari; serta pengelolaan sampah dan air hujan. Rancangan juga menekankan aksesibilitas, keamanan, fleksibilitas ruang, dan karakter visual yang selaras dengan lingkungan sekitar. Konsep ini diharapkan menjadi acuan pengembangan kawasan UMKM yang fungsional, terintegrasi, adaptif terhadap iklim tropis, serta mampu memperkuat interaksi sosial dan perputaran ekonomi lokal di tengah dominasi aktivitas industri secara berkelanjutan.