Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Layanan Elektronik, Persepsi Harga, dan Promosi Terhadap Kepuasan Pelanggan Gojek (Studi Kasus Mahasiswa/I Di Kota Sukabumi) Putri Winne Maharani Girsang; Mariati Tirta Wiyata
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6270

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat sehingga mendorong munculnya berbagai layanan transportasi berbasis online, salah satunya adalah Gojek. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dengan perusahaan transportasi online lain seperti Grab, Maxim, dan InDrive, Gojek dituntut untuk mampu mempertahankan kepuasan pelanggan agar tetap memiliki daya saing di pasar. Kepuasan pelanggan menjadi faktor penting karena dapat memengaruhi loyalitas serta keberlangsungan penggunaan layanan oleh konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan elektronik, persepsi harga, dan promosi terhadap kepuasan pelanggan pengguna Gojek. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal untuk melihat hubungan antarvariabel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling insidental dengan jumlah responden sebanyak 96 orang. Data penelitian dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, dan uji F untuk mengetahui pengaruh parsial maupun simultan dari masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan elektronik berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Persepsi harga juga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, promosi turut memberikan pengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kualitas layanan elektronik, persepsi harga, dan promosi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pengguna Gojek.
Pengaruh Modal Usaha Dan Lokasi Usaha Terhadap Pendapatan UMKM Di Pasar Parungkuda (Kabupaten Sukabumi) Argi Yudistira; Mariati Tirta Wiyata
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Secara khusus, penelitian ini menganalisis: (1) pengaruh modal usaha terhadap pendapatan UMKM, (2) pengaruh lokasi usaha terhadap pendapatan UMKM, serta (3) pengaruh modal usaha dan lokasi usaha secara simultan terhadap pendapatan UMKM. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM yang beroperasi di Pasar Parungkuda, dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden yang dipilih secara purposive. Untuk memastikan validitas model, dilakukan uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, karena mampu menjelaskan hubungan antara variabel independen (modal usaha dan lokasi usaha) dengan variabel dependen (pendapatan UMKM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM. Hal ini menegaskan bahwa semakin besar modal yang dimiliki, semakin tinggi pula kapasitas produksi dan peluang memperoleh keuntungan. Selain itu, lokasi usaha juga terbukti berpengaruh terhadap pendapatan. UMKM yang menempati lokasi strategis cenderung lebih mudah menarik konsumen, sehingga pendapatan meningkat. Secara simultan, modal usaha dan lokasi usaha berpengaruh positif terhadap pendapatan UMKM, yang berarti kedua faktor tersebut saling melengkapi dalam mendukung keberhasilan usaha. Temuan ini memberikan implikasi praktis bahwa pelaku UMKM perlu memperhatikan kecukupan modal serta pemilihan lokasi usaha yang tepat untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM maupun pihak terkait dalam merumuskan strategi pengembangan usaha di tingkat lokal.
Pengaruh CSR “Green Beauty” Garnier dan Kesadaran Lingkungan Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Mien Chofifah Jalidah; Mariati Tirta Wiyata
Jurnal Soshum Insentif Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Soshum Insentif
Publisher : Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36787/jsi.v8i2.2215

Abstract

Abstrak Tujuan karya ilmiah ini untuk mengetahui pengaruh CSR “Green Beauty” Garnier dan kesadaran lingkungan konsumen terhadap keputusan pembelian di Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan kausal, sampel diambil menggunakan teknik Quota Sampling dari 210 responden yang telah melakukan pembelian produk “Green Beauty” Garnier setidaknya sekali. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program CSR dan kesadaran lingkungan konsumen secara simultan dan parsial memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk “Green Beauty” Garnier di Kota Bogor. Dengan demikian, dapat diinterpretasikan program CSR yang mengarah pada keberlanjutan, serta didukung oleh kesadaran lingkungan konsumen yang tinggi. Hal tersebut dapat memperkuat kepercayaan konsumen dan mendorong konsumen untuk memilih produk yang ramah lingkungan. Abstract This scientific work aims to determine the influence of Garnier's "Green Beauty" CSR and consumer environmental awareness on purchasing decisions in Bogor City. This study uses a quantitative method with a descriptive and causal approach, samples were taken using Quota Sampling techniques from 210 respondents who had purchased Garnier's "Green Beauty" products at least once. Data were analyzed using multiple linear regression, t-test and F-test. The results of this study indicate that CSR programs and consumer environmental awareness simultaneously and partially have a significant influence on purchasing decisions for Garnier's "Green Beauty" products in Bogor City. Thus, it can be interpreted that CSR programs lead to sustainability, and are supported by high consumer environmental awareness. This can strengthen consumer trust and encourage consumers to choose environmentally friendly products.