Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Determinan Perilaku Pengelolaan Keuangan Pekerja Sektor Formal di Jepara Yuni Nurlitawati; Achmad Yoki Febrima
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10776

Abstract

Kesadaran untuk melakukan pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya dibutuhkan untuk kepentingan korporasi namun juga perseorangan. Seorang yang memiliki perilaku pengelolaan keuangan yang baik akan mampu menghindari risiko-risiko keuangan yang terjadi di dimasa depan. Tanpa adanya perilaku pengelolaan keuangan yang baik seseorang bisa terjebak pada gaya hidup konsumtif, gagal membayar hutang, bahkan melakukan judi online atau pinjaman online diluar kemampuannya. Pekerja disektor formal dengan pendapatan tetap harus mampu mengelola keuangannya untuk diri sendiri, keluarga, dan merencanakan keuangannya untuk masa depan. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh sikap keuangan, literasi keuangan, gaya hidup dan pendapatan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pekerja sector formal di Jepara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer. Data responden yang terkumpul berjumlah 101 dan dikumpulkan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan dengan uji regresi berganda. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa sikap keuangan, gaya hidup dan pendapatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan sedangkan literasi keuangan secara signifikan berpengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan pekerja sektor formal di Jepara. Temuan penting ini sekaligus bisa menjadi referensi bahwa faktor paling dominan yang mempengaruhi pengelolaan keuangan pada sektor pekerja formal di Jepara adalah dengan meningkatkan literasi keuangan sehingga penting untuk meningkatkan literasi keuangan bahkan sejak usia dini.