Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Online Customer Review dan Online Customer Rating terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Azarine di Shopee Keiza Aulia; M. Najib Kasim; Syarifuddin Sulaiman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8818

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Online Customer Review (OCR) dan Online Customer Rating (OCRa) terhadap keputusan pembelian produk skincare Azarine di platform Shopee. Latar belakang penelitian didasarkan pada pesatnya perkembangan e-commerce di Indonesia yang mengubah perilaku konsumen dari belanja offline ke online, sehingga ulasan dan penilaian konsumen menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan serta menentukan keputusan pembelian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan teknik purposive sampling terhadap 195 responden di Kota Makassar yang pernah membeli produk Azarine melalui Shopee dan mempertimbangkan review maupun rating sebelum membeli. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Landasan teori yang digunakan mencakup Social Proof Theory, Consumer Trust Theory, dan Information Adoption Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OCR berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 6,859; sig. < 0,001; β = 0,484), demikian pula OCRa (t = 5,854; sig. < 0,001; β = 0,413). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 5,111 + 0,513X₁ + 0,664X₂. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,748 menunjukkan bahwa 74,8% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain seperti harga, promosi, dan citra merek. Koefisien OCRa yang lebih besar dari OCR mengindikasikan bahwa rating memiliki daya pengaruh yang lebih kuat dalam mendorong keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa review dan rating merupakan aset reputasi digital yang strategis bagi merek dalam pasar e-commerce
Optimalisasi Social Commerce Sebagai Strategi Pemasaran Produk Lokal UMKM Di Makassar (Studi Pada Khazanah Collection) Wihdatul Ummah; M. Najib Kasim; Syarifuddin Sulaiman
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8902

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi optimalisasi social commerce dalam pemasaran produk lokal pada UMKM Khazanah Collection di Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penetrasi teknologi digital di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta belum optimalnya pemanfaatan fitur-fitur platform social commerce yang tersedia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap pemilik dan dua karyawan Khazanah Collection, yang merupakan usaha penjualan dan penyewaan Baju Bodo, pakaian adat khas Bugis-Makassar. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis menggunakan empat dimensi social commerce dari Gunelius, yaitu Read (memantau informasi dan tren), Create (pembuatan konten), Share (penyebaran informasi melalui platform), dan Discuss (interaksi dengan pelanggan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Khazanah Collection telah mengimplementasikan keempat dimensi tersebut melalui integrasi platform TikTok sebagai motor brand awareness, Instagram sebagai katalog visual, serta Shopee dan WhatsApp sebagai sarana transaksi. Interaksi aktif dan responsif dari pemilik terbukti membangun kepercayaan dan loyalitas konsumen. Namun, masih ditemukan kendala berupa ketidaksinkronan stok antara toko fisik dan platform daring akibat keterbatasan sumber daya manusia, serta inkonsistensi frekuensi unggahan konten. Penelitian ini merekomendasikan penerapan sistem manajemen inventaris terintegrasi secara real-time dan peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan konten pemasaran digital.