Pengembangan produk olahan berbasis bahan pangan lokal merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan pengalaman kewirausahaan mahasiswa. Tahundut’s adalah produk olahan berbasis tahu yang dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan mengombinasikan inovasi rasa, tekstur, bentuk penyajian, dan pendekatan pemasaran sederhana. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik produk Tahundut’s, tingkat penerimaan konsumen, pola penjualan, serta potensi pengembangannya sebagai usaha pangan mahasiswa yang bernilai ekonomis. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi proses produksi, uji organoleptik, pencatatan penjualan, dan evaluasi respons konsumen selama kegiatan PKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tahundut’s memiliki karakteristik rasa gurih, tekstur renyah pada bagian luar dan lembut pada bagian dalam, serta tampilan yang menarik bagi konsumen muda. Data penjualan menunjukkan total omzet kumulatif sebesar Rp752.500, dengan kelompok camilan porsi berkontribusi 79,70% dan varian biji 20,30%. Varian OW-TAK menjadi produk dengan kontribusi tertinggi sebesar 39,2%, sedangkan beberapa varian belum menghasilkan penjualan. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemusatan stok pada produk unggulan, evaluasi varian berperforma rendah, penguatan kemasan, pengembangan variasi rasa, serta pemanfaatan pemasaran dan pembayaran digital. Secara keseluruhan, Tahundut’s memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk olahan tahu yang kompetitif dan berkelanjutan sekaligus menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan mahasiswa secara nyata dan terukur melalui program PKM.