Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sistem Penagihan dan Penertiban Pelanggan Menunggak pada Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya: Sebuah Pendekatan Mixed Methods Owen Al Azis Pamudya; Mochamad Miftakhul Jefriel
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11139

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas sistem penagihan dan penertiban pelanggan menunggak pada Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya melalui pendekatan mixed methods. Penelitian menggunakan desain Explanatory Sequential Design yang mengombinasikan analisis kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Data kuantitatif diperoleh dari laporan umur piutang, log notifikasi SMS/WhatsApp Gateway, transaksi multi-channel payment, serta data monitoring penertiban dan kehilangan meter air. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan petugas Bagian Penertiban dan Bagian Hubungan Pelanggan serta observasi lapangan pada beberapa wilayah pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi sistem penagihan melalui layanan notifikasi dan multi-channel payment mampu meningkatkan kemudahan pembayaran pelanggan dan menurunkan tingkat keterlambatan pembayaran. Namun, efektivitas sistem masih terkendala oleh ketidaksesuaian data kontak pelanggan yang menyebabkan kegagalan pengiriman notifikasi tagihan. Selain itu, ditemukan peningkatan kasus kehilangan meter air dari 23 kasus pada Mei 2026 menjadi 73 kasus pada Juni 2026 yang terkonsentrasi di Zona 1, Zona 3, dan Zona 4. Hasil wawancara mengungkap adanya permasalahan sinkronisasi data pembayaran secara real-time, hambatan teknis saat penertiban, serta dilema sosial dalam penanganan pelanggan berpenghasilan rendah. Penelitian menyimpulkan bahwa penyelesaian tunggakan pelanggan memerlukan integrasi antara sistem penagihan digital, penguatan pengawasan aset, penertiban berbasis zonasi risiko, dan kebijakan keringanan pembayaran yang adaptif. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penagihan sekaligus menjaga keberlanjutan pelayanan publik dan kesehatan keuangan perusahaan.
Karakteristik dan Potensi Tahundut’s sebagai Produk Olahan Tahu melalui Program PKM Mahasiswa Owen Al Azis Pamudya; Rino Kurnia Efendi; Saepudin Saepudin; Rizkya Haris Saputra; Achmad Syah Yoga
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4935

Abstract

Pengembangan produk olahan berbasis bahan pangan lokal merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan pengalaman kewirausahaan mahasiswa. Tahundut’s adalah produk olahan berbasis tahu yang dikembangkan melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan mengombinasikan inovasi rasa, tekstur, bentuk penyajian, dan pendekatan pemasaran sederhana. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik produk Tahundut’s, tingkat penerimaan konsumen, pola penjualan, serta potensi pengembangannya sebagai usaha pangan mahasiswa yang bernilai ekonomis. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi proses produksi, uji organoleptik, pencatatan penjualan, dan evaluasi respons konsumen selama kegiatan PKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tahundut’s memiliki karakteristik rasa gurih, tekstur renyah pada bagian luar dan lembut pada bagian dalam, serta tampilan yang menarik bagi konsumen muda. Data penjualan menunjukkan total omzet kumulatif sebesar Rp752.500, dengan kelompok camilan porsi berkontribusi 79,70% dan varian biji 20,30%. Varian OW-TAK menjadi produk dengan kontribusi tertinggi sebesar 39,2%, sedangkan beberapa varian belum menghasilkan penjualan. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya pemusatan stok pada produk unggulan, evaluasi varian berperforma rendah, penguatan kemasan, pengembangan variasi rasa, serta pemanfaatan pemasaran dan pembayaran digital. Secara keseluruhan, Tahundut’s memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk olahan tahu yang kompetitif dan berkelanjutan sekaligus menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan mahasiswa secara nyata dan terukur melalui program PKM.