Allan Darma Putra Pramudita
Universitas Persatuan Islam

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Tingkat Kebisingan dan Kualitas Udara Ambien: Studi Kasus Jalan Bypass Ngurah Rai, Provinsi Bali Allan Darma Putra Pramudita; Muhammad Anang Hadiat
Trends Research of Environmental Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Trends Research of Environmental Studies, June 2025
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/tres.v2i1.572

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan yang pesat, seperti pada ruas Jalan Bypass Ngurah Rai, esensial bagi pertumbuhan ekonomi, namun seringkali menimbulkan pencemaran lingkungan, seperti kebisingan dan udara ambien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebisingan lalu lintas dan kualitas udara ambien untuk menilai kepatuhannya terhadap baku mutu di wilayah Denpasar, Bali. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengukuran tingkat kebisingan Lavg, Lmin, dan Lmaks menggunakan Sound Level Meter secara berkelanjutan di empat stasiun strategis. Hasil yang diperoleh kemudian dibandingkan dengan ambang batas baku mutu 70 dB(A) untuk kawasan perdagangan dan jasa, sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996. Pengukuran udara ambien dilakukan pada parameter Nitrogen dioksida (NO2), Sulfur dioksida (SO2), Debu, Hidrokarbon (HC), Karbon monoksida (CO), Ozon (O3), dan Timbal (Pb) dibandingkan langsung dengan baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 22 tahun 2021 lampiran VII. Temuan menunjukkan bahwa tingkat kebisingan rata-rata Lavg pada tiga dari empat stasiun berada pada batas maksimum atau bahkan melampaui standar yang diizinkan, yaitu Stasiun 1 (70,5 dBA), Stasiun 3 (70,3 dBA), dan Stasiun 4 (70,0 dBA). Sedankan hasil pengujian kualitas udara ambien pada seluruh titik pengamatan masih memenuhi baku mutu lingkungan yang berlaku. Hal ini menyimpulkan bahwa ruas Jalan Bypass Ngurah Rai mengalami tekanan akustik yang signifikan akibat volume dan kecepatan lalu lintas, menjadikannya sumber polusi kebisingan dominan di wilayah studi. Temuan ini menjadi landasan krusial bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan pengendalian kebisingan yang efektif dan mengimplementasikan upaya mitigasi, seperti pemasangan penghalang bising atau pengendalian komposisi lalu lintas, guna menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitar
Identifikasi dan Analisis Tingkat Risiko dengan Metode IPBR Pada Kegiatan Perkuliahan Gedung Universitas Persatuan Islam di Kota Bandung Allan Darma Putra Pramudita; Anna Novia Angelika; Hilman Mujib
Envirology Vol. 1 No. 1 (2023): ENVIROLOGY
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/envirology.v1i1.58

Abstract

Identifikasi kegiatan pada kegiatan perkuliahan di gedung perkuliahan Universitas Persatuan Islam dibutuhkan untuk meminimalisir ataupun mencegah risiko berdasarkan dampak yang ditimbulkan dari setiap kegiatan amaupun lingkungan yang dinilai tidak aman berdasarkan potensi tingkatan dampak yang dihasilkan sebagai masukan untuk pengelolaan risiko pada kegiatan belajar mahasiswa pada gedung perkuliahan. Data yang digunakan merupakan data primer dengan observasi dan menggunakan form IBPR mencakup aktifitas, potensi bahaya, risiko, peluang, keparahan, kategori dan pengendalian risiko. Metode analisis data yang digunakan berupa matriks semikuantitatif untuk menentukan tingkat risiko pada kondisi tidak aman yang berpotensi menimbulkan kecelakan. Hasil dari penelitian ini terdapat termuan kondisi tidak aman yang termasuk dalam kategori risiko tinggi.
Model Perubahan Morfologi dan Sebaran TSS dari Pengerukan untuk Landasan Tarik di Sungai Barito Allan Darma Putra Pramudita; Muhammad Akil Hi Umar
Envirology Vol. 2 No. 1 (2024): ENVIROLOGY
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/envirology.v2i1.205

Abstract

Kegiatan pengerukan untuk pengembangan landasan tarik di Sungai Barito berpotensi terhadap perubahan TSS dan morfologi Sungai Barito. Peningkatan TSS dapat berpengaruh pada ekosistem perairan dan berdampak pada aktivitas perekonomian masyarakat. Pendangkalan dasar perairan dapat berpengaruh terhadap alur pelayaran di Sungai Barito. Permodelan dilakukan untuk mengetahui perubahan batimetri dan sebaran TSS di sungai Barito.