Nadilla Qorinah Azzahrah
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Peran dan Manfaatnya dalam Media Pendidikan serta Dampaknya terhadap Proses Pembelajaran Sri Maryati; Husnul Khotimah; Adelia Salsabila; Nadilla Qorinah Azzahrah; Intan Pahira; Aulia Agustina; Nadi R Langgah; Nabila Aminarti; Aulia Mustika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8041

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, terutama di sektor pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai peran, manfaat, serta dampak penggunaan TIK sebagai media pembelajaran terhadap proses belajar peserta didik di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), yang melibatkan analisis sistematis terhadap berbagai literatur ilmiah, jurnal penelitian, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa TIK memainkan peran krusial sebagai media pendidikan modern yang mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan. Teknologi ini memperluas akses informasi melampaui batasan ruang kelas, memungkinkan materi disajikan secara visual melalui animasi dan simulasi, serta mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan berpusat pada siswa. Selain itu, pemanfaatan TIK memberikan manfaat nyata berupa peningkatan motivasi dan kemandirian belajar, serta memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis dan kolaborasi daring. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan serius, termasuk risiko ketergantungan teknologi, gangguan konsentrasi akibat konten non-edukatif, serta adanya kesenjangan digital (digital divide) yang dipicu oleh keterbatasan infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara peningkatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi yang bijak agar dapat mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang efektif, inklusif, dan berkualitas tinggi bagi seluruh peserta didik.