Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Minat Masyarakat terhadap Produk Perbankan Syariah di Kabupaten Pasaman Barat (Studi kasus: Jorong Parit Kecamatan Koto Balingka) Alpina Alpina; Septria Susanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8046

Abstract

Kajian ini digagas untuk menelisik kecenderungan ketertarikan warga terhadap layanan perbankan berbasis syariah di wilayah Jorong Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, dengan menempatkan perhatian pada sejauh mana masyarakat memahami skema operasional dan akad yang digunakan, serta ragam determinan yang memengaruhi minat tersebut, seperti pembekalan pengetahuan, konstruksi persepsi, kedalaman religiusitas, dan kemudahan jangkauan layanan. Secara konseptual, kajian ini diharapkan mampu memperluas khazanah keilmuan mengenai corak perilaku konsumen muslim dalam menyikapi produk keuangan syariah, sementara secara aplikatif dapat menjadi rujukan bagi lembaga perbankan dan otoritas daerah dalam merumuskan pola diseminasi, promosi, dan literasi keuangan syariah yang lebih adaptif. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan penggalian data melalui pengamatan langsung, dialog mendalam, serta penelusuran dokumen, sedangkan penentuan narasumber dilakukan secara purposif terhadap 30 informan yang mencakup warga pengguna maupun nonpengguna, figur sosial setempat, serta praktisi terkait, guna memperoleh gambaran yang utuh dan variatif. Temuan kajian mengindikasikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap perbankan syariah tergolong signifikan karena dinilai sejalan dengan nilai-nilai Islam, berwatak adil, dan terbuka, meskipun masih dijumpai hambatan berupa keterbatasan pemahaman mengenai distingsi bank syariah dan konvensional serta minimnya ketersediaan layanan. Kondisi ini menegaskan bahwa peluang pengembangan perbankan syariah di Kabupaten Pasaman Barat terbentang luas, sehingga penguatan literasi berkesinambungan, optimalisasi peran tokoh lokal, dan akselerasi inovasi layanan digital menjadi agenda strategis yang tak terelakkan. I