Komunikasi pimpinan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja karyawan di suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi pimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan pada Perum DAMRI Kantor Cabang Biak, khususnya pada bidang usaha/teknik yang mencakup pengemudi dan mekanik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 6 informan (General Manager, Manager Usaha/Teknik, mekanik, dan pengemudi), serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pimpinan dari John Robert Lewis (2018) yang mencakup sepuluh indikator: kejelasan pesan, keterbukaan dan transparansi, kemampuan mendengarkan, empati dalam komunikasi, kemampuan beradaptasi, konsistensi, kemampuan memotivasi, keterlibatan, ketepatan waktu, dan kemampuan membangun hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan Perum DAMRI Kantor Cabang Biak telah menerapkan kesepuluh indikator tersebut dengan baik, yang berdampak pada peningkatan kinerja karyawan. Penggunaan media sosial (WhatsApp) dan papan mading harian membantu kejelasan pesan. Keterbukaan dan transparansi diterapkan melalui kebijakan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi. Kemampuan mendengarkan diwujudkan melalui respons cepat terhadap keluhan karyawan. Empati dan kemampuan beradaptasi ditunjukkan dengan pendekatan kekeluargaan tanpa membedakan suku, ras, dan agama. Konsistensi diterapkan melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tegas namun tetap mempertimbangkan kondisi daerah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi pimpinan yang efektif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Disarankan agar pimpinan terus meningkatkan fasilitas pendukung pekerjaan dan mempertahankan hubungan baik yang telah terjalin.