Fredy Mulyono C. Wanma
Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Komunikasi Organisasi Dalam Penyusunan Rencana Strategis Kerja Fredy Mulyono C. Wanma; Rahma Agustiani
Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi Vol 6 No 1 (2024): Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas strategi komunikasi organisasi yang diterapkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Biak Numfor dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Kerja periode 2024–2026. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis bagaimana proses komunikasi internal dan eksternal berlangsung dalam konteks perencanaan strategis organisasi pemerintah. Informan penelitian terdiri dari pimpinan dan pegawai yang terlibat langsung dalam penyusunan Renstra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi organisasi di Diskominfo Biak Numfor mengacu pada model komunikasi Harold D. Lasswell yang mencakup lima komponen: komunikator (Dinas Kominfo sebagai sumber informasi), pesan (tugas, fungsi, struktur organisasi, kinerja pelayanan, tujuan, sasaran, dan indikator masalah), media (WhatsApp untuk koordinasi internal, aplikasi E-SAKIP, dan website biakkab.co.id), komunikan (Bagian ORTAL Setda dan Kemendagri), serta efek yang diharapkan (peningkatan layanan informasi publik dan tercapainya target RPJMD). Penerapan komunikasi organisasi meliputi komunikasi internal (vertikal, horizontal, dan informal) serta komunikasi eksternal (hubungan masyarakat dan media massa). Faktor pendukung meliputi koordinasi solid antar bidang, dukungan pimpinan, dan ketersediaan dokumen perencanaan daerah. Hambatan yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran dan SDM. Kesimpulannya, strategi komunikasi yang terencana dan terkoordinasi menjadi kunci keberhasilan penyusunan Renstra yang selaras dengan kebijakan daerah.