Nyimas Aulia
umetro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE INTEGRATIF PROYEK PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMK NEGERI 3 METRO LAMPUNG UNTUK MEMBANGUN KEPRIBADIAN PANCASILA Nyimas Aulia; Iswati; Heri Cahyono
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10885

Abstract

Kurikulum merdeka dilaksanakan serentak di Indonesia pada tahun 2022, yang mana inti kurikulum merdeka belajar adalah memberikan keleluasan belajar bagi peserta didik untuk mengembangkan potensinya. Kurikulum merdeka belajar memprioritaskan untuk membuat sebuah projek sehingga peserta didik dapat menuangkan ide kreatifnya dan dapat berfikir high order thinking skill atau memiliki pemikiran kritis tentang sesuatu. Sehingga tujuan penelitian ini adalah pertama, mendeskripsikan implementasi metode integratif proyek pada pembelajaran PAI di SMK Negeri 3 Metro Lampung, yang kedua adalah untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dari pelaksanaan implementasi metode integratif proyek pada pembelajaran PAI. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subjek atau informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) pada mata pelajaran PAI di SMK Negeri 3 Metro Lampung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara mendalam, melalui observasi dan dokumentasi. Sementara teknik analisis data disini penulis menggunakan teorinya Miles dan Huberman melalui langkah-langkah yaitu, data collection (pengumpulan data), data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan conclusion drawing (kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi metode integrative proyek pada pembelajaran PAI di SMK Negeri 3 Metro Lampung itu sudah dilakukan, projek-projek yang diberikan juga mengukur pada penguatan profil pelajar pancasila seperti 1) beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhllak mulia, 2) mandiri, 3) bergotong-royong, 4) berkebhinekaan, 5) bernalar kritis dan 6) kreatif. Namun faktor penghambat dan pendukungnya juga telah teridentifikasi, faktor penghambatnya adalah karena kurikulum ini terhitung baru maka pada implementasinya guru masih belum berinovasi secara total sehingga projek yang dijalankan itu masih belum berjalan sesuai dengan tujuan Kemendikbud yang mengharapkan pendidik mampu memberikan keluasan dalam proses pembelajaran. Sementara faktor pendukungnya, dengan konteks kurikulum merdeka pendidik mampu melibatkan aktif siswa dalam pembelajaran dengan begitu, high orde thinking siswa di bilang tercapai karena dibilang mampu dalam teori, dan praktiknya. Kesimpulan secara umum yang mampu di ambil dalam pengimplementasian metode integratife proyek pada pembelajaran PAI terhitung baik.