Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Melalui Budidaya Sayuran dan Ikan Dengan Sistem Akuaponik: Integrasi Pengembangan Agrowisata di Desa Bahu Palawa Atem Atem; Muhammad Zusanri Batubara; Mahmuddin Sirait; Aris Winatama; Doni Dores
Journal of Community Development Vol. 5 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i3.1347

Abstract

This community service program aims to provide knowledge, improve skills, and strengthen food security and alternative income for the Bahu Palawa village community, especially the women's group TP PKK Bahu Palawa village. The aquaponic system was chosen because it combines agriculture and fisheries in one sustainable ecosystem, utilizing fish waste as plant fertilizer. The implementation method was carried out through four stages: socialization and counseling, training, technology application, mentoring and evaluation, and program sustainability. The results of this activity for Tim Penggerak  Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Bahu Balawa Village are increased knowledge and understanding of aquaponic system food cultivation, increased knowledge and skills in designing, building, assembling, and managing aquaponic systems both with a simple model of bucket media (budikdamber) and with the Deep Flow Technique system, increased experience and knowledge of how to cultivate vegetables and fish with new technology that is effectively applied to small land or gardens, increased cooperation, participation and collaboration between members in carrying out work programs, and introduced and provided knowledge to the broader community about food cultivation technology that can be adopted or implemented independently by each household or other groups. This activity is able to become an alternative model of food crop cultivation that encourages household food self- sufficiency, this potential can be seen from the increased knowledge and skills of members group before and after the implementation of education and training from an average score of 48.4% (low) to 83.7% (high), as measured by pre-test and post-test scores, also active participation of 38 members group in the management of aquaponic cultivation.
Analisis Persepsi Masyarakat Pinggiran Kota Palangka Raya Tentang Kebijakan Kementerian ESDM Yang Mengatur Pembelian Gas Dengan Antrean. Studi Kasus: Masyarakat Petuk Katimpun Doni Dores; Erina; Ayu Wulansari; Elia Damayanti; Saputra Adiwijaya; Muhammad Zusanri Batubara
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 4 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v4i2.30

Abstract

Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg merupakan salah satu kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari khususnya pada bidang memasak. Gas LPG 3 kg yang diperuntukan bagi masyarakat golongan bawah, sehingga pemerintah memberikan subsidi terhadap penjualan LPG 3kg sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan teknik metode kuantitatif yang mana peneliti langsung terjun ke masyarakat dengan bantuan kuesioner untuk melihat bagaimana dan seperti apa persepsi masyarakat di Kelurahan Petuk Katimpun terhadap kebijakan pemerintah khususnya Kementerian ESDM, untuk melihat persepsi masyarakat terhadap kebijakan tersebut jadi, pembandingnya melihat dari segi ekonomi yaitu masyarakat golongan atas dan bawah. Secara garis besar, hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan, bahwa masyarakat setuju dengan adanya kebijakan ini karena memudahkan mereka untuk mendapatkan LPG tanpa harus merasa takut tidak kebagian, serta dengan adanya kebijakan ini pendistribusian gas bersubsidi dapat terealisasi secara merata dan tepat sasaran kepada masyarakat.