Muhammad Firzah
Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kepuasan Masyarakat, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Fasilitas Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta Muhammad Firzah; Salman Al Farisyi
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 2: April 2026
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi awal, didapatkan kenyataan bahwa kinerja pegawai di DPMPTSP masih belum optimal. Untuk mendapatkan kinerja yang baik dari para bawahan, pimpinan di antaranya perlu menjaga kualitas Sumber Daya Manusia serta menyediakan fasilitas yang memadai. Suatu tujuan organisasi dapat diketahui berhasil atau tidak, salah satunya melalui hasil kinerja dalam periode waktu tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mengevaluasi pengaruh kepuasan masyarakat, kualitas sumber daya manusia dan fasilitas kerja secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.148 pegawai dan dengan menggunankan rumus slovin kelonggaran 10% maka sampel dalam penelitian berjumlah 92 orang pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan program statistik SPSS ver. 25.0, terbukti pada hasil uji parsial variabel Kepuasan Masyarakat (X1) diperoleh nilai thitung sebesar 3,486, Kualitas Sumber Daya Manusia (X2) diperoleh nilai thitung sebesar 4,816, dan Fasilitas Kerja (X3) diperoleh nilai thitung sebesar 3,924. Hasil uji yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung sebesar 16,820, sedangkan besarnya Ftabel dengan derajat bebas (df) 3 dan 88 pada  (0,05) sebesar 2,708. Dengan demikian nilai Fhitung (16,820) > F tabel (2,708). Ini berarti H0 ditolak dan konsekuensinya H1 diterima, maka Kepuasan Masyarakat, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Fasilitas Kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta dan persentase pengaruh variabel Kepuasan Masyarakat, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Fasilitas Kerja terhadap Kinerja Pegawai adalah sebesar 79,9% dan sisanya sebesar 20,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model.Kata Kunci: Kepuasan Masyarakat; Kualitas SDM; Fasilitas Kerja; Kinerja
Pengaruh Profesionalisme, Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Di Kecamatan Pademangan Sukimin; Muhammad Firzah
Reformasi Administrasi Vol. 13 No. 1: Maret 2026
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nowadays, people's lives have undergone many changes as a result of the progress that has been achieved in the previous development process and the rapid progress in science and technology. The changes that can be felt now are the changes in people's mindsets towards being more critical. This is possible because every day the community is getting smarter and increasingly understands their rights and obligations as citizens. Such community conditions demand the presence of a government that is able to meet various demands of needs in all aspects of their lives. This study aims to determine the effect of professionalism. The work discipline of employees and their work motivation on improving the performance of Satpol PP. The population in this study were 60 members of Satpol PP in Pademangan District. Using a saturated sample technique with a negative Likert scale technique with an interval of 5. Data analysis techniques with multiple linear regression. The conclusion of this study is that professionalism, work discipline and motivation have a positive effect on the dependent variable (Y) Performance. And professionalism, work discipline and motivation simultaneously affect the performance (Y) of the Civil Service Police Unit (Satpol PP) in Pademangan District
Implementasi Kebijakan Modul Pembayaran Aplikasi Sakti Pada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Sapto Kusumo Hadi; Muhammad Firzah
Neraca : Jurnal Akuntansi Terapan Vol. 7 No. 1: Oktober 2025
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang Implementasi Modul Pembayaran dalam Aplikasi SAKTI di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Implementasi kebijakan modul pembayaran melibatkan beberapa tahapan dan proses yang harus sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan yang harus diikuti. Implementasi kebijakan modul pembayaran di beberapa satuan kerja (satker) terhambat oleh kurangnya sumber daya aparatur yang kompeten di bidang manajemen keuangan dan teknologi. Sedangkan keberhasilan implementasi SAKTI tergantung pada kompetensi dari sumber daya aparatur satker dalam memahami proses kebijakan modul pembayaran dalam sistem aplikasi SAKTI dan cepat beradaptasi dalam mengoperasikan aplikasi SAKTI. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi modul pembayaran pada aplikasi SAKTI di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dengan nara sumber serta riset kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi SAKTI pada kebijakan modul pembayaran pelayanan pada Bagian Perencanaan dan Keuangan di Biro Umum berdasarkan dengan teori Model George Edward III dan William N. Dunn dalam penerapannya berjalan dengan efektif dan efisien, sarana dan prasarana telah memadai, operator pembayaran yang cepat dan tanggap dalam melaksanakan proses pembayaran sesuai standar prosedur yang ada. Masalah dan kendala adalah jaringan internet yang tidak stabil, ketersediaan sumber daya manusia, ketepatan waktu pembayaran karena belum disipin dalam melengkapi pembayaran. Upaya untuk mengatasinya adalah meningkatkan kualitas pelayanan sudah sesuai SOP yang ada, jaringan sistem internet diberbaiki kemudian menambah jumlah petugas operator pembayaran dan memberikan pelatihan pengetahuan aplikasi sakti supaya pekerjaan menjadi efektif dan efisien. Oleh karena itu, saran peneliti agar evaluasi secara menyeluruh untuk pelayanan kebijakan modul pembayaran dalam Aplikasi SAKTI di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia baik untuk hasil yang telah dicapai maupun yang belum.