Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan Canva dan Simplebooklet pada Materi Data dan Diagram Nafila Ainul Azwilda; Masrurotullaily Masrurotullaily
FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2026): FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/farabi.v9i1.1381

Abstract

This research is motivated by students’ difficulties in understanding data and diagram material and the lack of teaching materials at SMPN 2 Ambulu Jember that support students’ diverse learning needs. Differentiated learning is an approach that adapts the process, content, and product of learning to students’ needs, interests, and learning profiles, enabling each student to learn optimally according to their abilities. The aim of this study is to develop a differentiated learning e-module assisted by Canva and Simplebooklet that is valid, practical, and effective for grade VII. The research method uses is the R&D method with the Hannafin and peck model through three stages: needs assessment, design, and development and implementation.  The research subjects were 34 students of grade VII C. Data collection instruments included validation sheets, student response questionnaires, and posttest questions. The results show that the e-module is highly valid (average 94.5%), practical (student response 80.95%), and effective (posttest score 73%), making it feasible as an innovative teaching material for data and diagram topics.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Kemampuan Representasi Matematis Umi Rosihotul Lutfiyah; Masrurotullaily Masrurotullaily
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i02.2501

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan hasil jawaban siswa dalam merepresentasikan permasalahan dalam soal cerita serta ditemukan salah satu siswa yang menjawab dengan urutan jawaban yang benar namun terjadi kesalahan saat membaca soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dengan kemampuan representasi matematis tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan soal cerita materi kesebangunan. Metode penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII MTs Negeri 10 Jember yang berjumlah 25 siswa. Subjek yang dipilih terdiri dari tiga siswa yang memiliki kemampuan representasi matematis tinggi, sedang dan rendah. Teknik pengumpulan data terdiri dari tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis menurut Miles, Huberman dan Saldana. Adapun keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menyatakan siswa dengan kemampuan representasi matematis tinggi tidak mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita. Siswa dengan kemampuan representasi matematis sedang melakukan kesalahan pada indikator kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error) dan kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding Error). Sedangkan siswa dengan kemampuan representasi matematis rendah melakukan kesalahan pada indikator kesalahan transformasi (Transformation Error), kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error) dan kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding Error).
Pelatihan Pengolahan dan Pemasaran Keripik Pisang sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Curah Kalong Masrurotullaily Masrurotullaily; Muhammad Sohib; Hikmal Nanta Kusuma W.A.; Muhammad Rabbani Rasyid; Farida Dewiyanti; Sri Wahyuni Handayani; Nur Insaniyah; Ihsan Robithuz Zaman; Umroh Nurul Faradisa; Nurul Hidayaturrohmah; Laily Ainun Nafis; Muhammad Fijhai Maulana
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1286

Abstract

Curah Kalong Village is one of the villages with abundant banana availability throughout the year. However, this potential has not been optimized to improve the community's economy in a sustainable manner. Therefore, a community service program was designed to develop processed bananas into value-added products, namely banana chips. The approach used in this program is Asset-Based Community Development (ABCD), which is a community empowerment model based on local strengths. The results of the community service program show that through the ABCD approach, the local potential of the community can be developed, such as increasing the knowledge and skills of the community in processing bananas into quality chips, creating social media accounts for marketing so that banana chips products are better known in a wider environment, forming small business groups that are ready to develop production independently, and increasing the community's motivation to become entrepreneurs as well as household income opportunities. This ABCD-based program also fosters self-confidence and collective commitment to make banana chips a sustainable flagship product of the village.