Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN POLITICAL IDEOLOGY AND MEDIA ORGANIZATIONAL COMMUNICATION PATTERNS: A THEORETICAL ANALYSIS OF AUTHORITARIAN, LIBERTARIAN, AND SOCIAL RESPONSIBILITY PRESS SYSTEMS Ilham Irawan; Afriansyah Hasibuan; Sayuti Andhira
OPINI: Journal of Communication and Social Science Vol. 2 No. 2 (2025): July
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/zxgn4q69

Abstract

The press functions as an essential component of mass communication systems that shapes public opinion, disseminates information, and supports social and political life. Differences in political ideology and systems of government have resulted in diverse press systems across countries. The Authoritarian Theory, Libertarian Theory, Social Responsibility Theory, and Communist Theory provide a theoretical framework to explain the relationship between the press, the state, and society. Using a qualitative literature-based approach, this study analyzes the characteristics and practical implementation of each press theory. The findings indicate that each theory reflects distinct levels of media freedom, state control, and social responsibility, which influence how the press operates within a particular political context. Understanding these theories is important for evaluating the role of the press in supporting democratic values, political stability, and public accountability.
Penerapan Konsep Diri Dalam Mengurangi Dampak Bullying Di Kalangan Mahasiswa Di Jurusan Komunikasi Dan Penyiaran Isalm (D) Semester 2 Stambuk 2024 : Kajian Psikologi Persepsi Dan Fungsi Psikis Rngga Ditya Prayogo; Ilham Irawan; Rafi Salim Parinduri
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v2i4.2858

Abstract

Bullying merupakan bentuk kekerasan psikososial yang marak terjadi di perguruan tinggi, baik secara verbal, sosial, maupun digital. Fenomena ini memberikan dampak negatif terhadap kondisi mental dan relasi sosial mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi variasi bentuk bullying dalam lingkup pergaulan mahasiswa serta mengevaluasi peran konsep diri dalam meminimalkan dampaknya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur kepada tiga mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa dengan konsep diri yang sehat cenderung mampu menetapkan batas, menjaga harga diri, dan menjauhi lingkungan yang toksik. Sebaliknya, mereka yang memiliki konsep diri rendah lebih rentan mengalami tekanan psikologis dan kecenderungan menarik diri. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan konsep diri sebagai langkah preventif dan kuratif dalam menghadapi bullying di kampus.