Dian Faqhih Larasati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI GULALI (KADAR GULA TERKENDALI) MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Dian Faqhih Larasati; Indanah Indanah; Sri Siska Mardiana; Andy Sofyan Prasetyo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 17, No 1 (2026): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v17i1.3122

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 menjadi masalah kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan karena berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, dan pola makan tinggi gula dan lemak. Salah satu kendala utama dalam pengelolaan DM adalah kurangnya pengetahuan dan sikap pasien terhadap tatalaksana penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi GULALI (Kadar Gula Terkendali) terhadap pengetahuan dan sikap pasien DM tipe 2 di Poli Rawat Jalan RSUD dr. Rehatta Provinsi Jawa Tengah. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment menggunakan rancangan pre-post test control group design. Sampel berjumlah 80 responden, yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi (edukasi GULALI) dan kelompok kontrol (tanpa edukasi) menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan sikap. Hasil analisis menggunakan uji Mann Whitney U menunjukkan adanya peningkatan signifikan secara statistik pada pengetahuan sesudah intervensi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,000), dimana rata-rata peringkat (mean rank) pengetahuan kelompok intervensi jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Sedangkan pada sikap terdapat perbedaan yang sangat signifikan secara statistik sesudah intervensi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0,000), dimana rata-rata peringkat (mean rank) sikap kelompok intervensi jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata pengetahuan dan sikap kelompok intervensi setelah diberikan edukasi GULALI (pengetahuan pre 6,15 menjadi 8,45; sikap pre 23,13 menjadi 29,65; p=0,000). Edukasi GULALI terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap positif pasien terhadap pengelolaan diabetes melitus tipe 2. Oleh karena itu, edukasi yang terstruktur seperti GULALI perlu diterapkan secara luas dalam layanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien DM.