Pebrian Erdiana Himawan
Institut Agama Islam Persis Bandung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fikih: Dari Ilmu ke Mata Pelajaran Formal Pebrian Erdiana Himawan; Gigin Sugiwa; Sofyan Yahya; Ambi Kusmana
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.753

Abstract

Kajian ini membahas karakteristik fikih dalam dua perspektif utama: sebagai disiplin ilmu dan sebagai mata pelajaran dalam pendidikan formal. Fikih sebagai disiplin ilmu memiliki struktur epistemologis yang khas, bersumber dari wahyu, bersifat normatif-praktis, serta terbuka terhadap ijtihad dan dinamika sosial. Karakteristik ini tercermin dalam sifatnya yang rabbaniyyah, akhlaqiyyah, waqi’iyyah, tanasuq, dan syumuliyyah. Sementara itu, sebagai mata pelajaran, fikih berfungsi tidak hanya sebagai pengantar hukum-hukum Islam, tetapi juga sebagai sarana pembinaan nilai, sikap, dan keterampilan keagamaan peserta didik. Pembelajaran fikih di sekolah dituntut untuk kontekstual, aplikatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan dengan menganalisis sumber-sumber literatur fikih dan pendidikan Islam. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa integrasi antara dua perspektif tersebut sangat penting untuk mengembangkan pembelajaran fikih yang utuh, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
Fasad dalam Perspektif Pendidikan Islam Pebrian Erdiana Himawan; Aas Asrulsani; Abdul Kholik; Arman Nurhakim Maulana
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.759

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk individu yang berakhlak dan beradab. Namun, dalam realitasnya, terdapat berbagai bentuk fasad (kerusakan) yang menghambat tujuan utama pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep fasad dalam perspektif pendidikan Islam serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab dan solusinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang bersumber dari Al-Qur'an, Hadis, serta pemikiran para ulama dan cendekiawan Muslim seperti Ibnu Khaldun, Al-Ghazali, dan Ibnu Qayyim al-Jawziyyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasad dalam pendidikan Islam dapat berbentuk penyimpangan akidah dan nilai, degradasi akhlak, sistem pendidikan yang tidak Islami, penyalahgunaan teknologi, serta lingkungan pendidikan yang tidak kondusif. Untuk mengatasi permasalahan ini, pendidikan Islam harus berlandaskan tauhid, menanamkan adab dan akhlak mulia, mengintegrasikan ilmu dan amal, serta membentuk kesadaran akan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Solusi yang ditawarkan meliputi integrasi ilmu agama dan umum, penguatan pendidikan akhlak, reformasi kurikulum, pemanfaatan teknologi yang bijak, serta pembentukan lingkungan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa fasad dalam pendidikan Islam merupakan tantangan serius yang harus segera diatasi. Pendidikan yang berorientasi pada nilai-nilai Islam akan menjadi kunci utama dalam membangun generasi yang beradab dan bertanggung jawab terhadap kehidupan dunia dan akhirat .