This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Syabila Rihami
Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : PESHUM

Hubungan Pengetahuan Masyarakat Dengan Sikap Kesiapsiagaan Bencana Banjir Di Dusun Barona Desa Payarabo Lhok Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Sri Wahyuni; Firayani Firayani; Mutia Mutia; Syabila Rihami; Eliana Eliana; Noval Alhafidzi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15388

Abstract

Bencana banjir merupakan salah satu peristiwa alam yang dapat menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki kondisi lingkungan rawan genangan air. Upaya kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak bencana melalui peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Desa Payarabo Lhok, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian ini memakai pendekatan deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi berjumlah 30 orang dan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner mengenai tingkat pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan masyarakat terhadap banjir. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan masyarakat, di mana semakin tinggi pengetahuan seseorang, semakin baik pula sikapnya dalam menghadapi bencana, yang berpengetahuan baik 18 orang (60.0 %) dan yang memiliki sikap baik 16 0rang (53.3%). Berdasarkan hasil uji chi square diketahui bahwa p valaue 0.000 ( P 0.000 < α 0,05 ). Peningkatan pengetahuan masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi kebencanaan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap ancaman banjir.