p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Probo Putro Aji Pangestu
UPN “Veteran” Jawa Timur

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kegiatan Pencatatan Prevalensi Narkoba menggunakan Metode POAC Probo Putro Aji Pangestu; Erwing Wahyu Millensyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.17056

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana proses pencatatan prevalensi penggunaan narkoba di Kabupaten Sidoarjo dikelola dari sudut pandang fungsi manajemen, khususnya melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan (POAC). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara sebagai data pendukung, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo sebagai pihak utama yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Teknik analisis data Analisis data kualitatif merujuk pada kerangka Creswell, yang mencakup tahapan pengorganisasian data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dipastikan melalui penerapan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pada tahap perencanaan,kegiatan pencatatan prevalensi telah disusun berdasarkan kebutuhan data dan tujuan program, meskipun masih menghadapi keterbatasan waktu dan sumber daya. Pada tahap pengorganisasian, pembagian peran antara BNNK Sidoarjo dan BPS Kabupaten Sidoarjo telah berjalan secara jelas dan terkoordinasi. Tahap pelaksanaan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, namun terdapat kendala teknis di lapangan. Pada tahap pengawasan, evaluasi kegiatan telah dilakukan, tetapi masih memerlukan penguatan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan di masa mendatang.
Implementasi Sipraja Dalam Pelayanan Administrasi Desa: Analisis Critical Success Factors Di Desa Larangan Probo Putro Aji Pangestu; Achmad Rian Fadilah Supriyono; Anandika Vicki Pratama; Kalvin Edo Wahyudi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20764

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi bagian penting dalam reformasi birokrasi, khususnya dalam pelayanan administrasi desa. Salah satu bentuk pelayanan berbasis digital di Kabupaten Sidoarjo adalah Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SIPRAJA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi SIPRAJA di Desa Larangan menggunakan pendekatan Critical Success Factors (CSF) yang dikemukakan oleh Bryson (2004). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIPRAJA memberikan perubahan terhadap pelayanan administrasi desa karena masyarakat dapat mengakses layanan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor desa. Penggunaan SIPRAJA juga memberikan efisiensi pelayanan melalui penggunaan tanda tangan digital dan pengarsipan elektronik. Namun demikian, implementasi SIPRAJA masih menghadapi beberapa kendala seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan perangkat teknologi, ketidakstabilan server, serta pelayanan manual yang masih berjalan bersamaan dengan sistem digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi SIPRAJA dipengaruhi oleh kapasitas sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, koordinasi organisasi, dan adaptasi birokrasi. Keempat faktor tersebut saling berkaitan dalam mendukung efektivitas pelayanan administrasi berbasis digital di tingkat desa.