Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERSPEKTIF MASYARAKAT: PENGARUH PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE TERHADAP KINERJA ORGANISASI (DISPENDUKCAPIL KABUPATEN MAGETAN) Erwing Wahyu Millensyah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10128

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dengan tujuan menganalisis pengaruh pelaksanaan prinsip-prinsip good governance terhadap kinerja organisasi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan variabel Prinsip-prinsip Good Governance (X) dan Kinerja Organisasi (Y). Populasi penelitian adalah masyarakat berusia di atas 17 tahun yang mengurus dokumen di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan selama Oktober–Desember 2021. Sampel terdiri dari 238 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa Prinsip-prinsip Good Governance memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Organisasi, dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan t hitung sebesar 17,359 (lebih besar dari t tabel 1,651). Saran penelitian meliputi menyelenggarakan forum diskusi elektronik yang terjadwal, agar aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dan meningkatkan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, melalui perbaikan manajemen sumber daya manusia seperti pelatihan, workshop, dan pengembangan komitmen kerja.
OPTIMIZATION OF A GOOD GOVERNANCE SYSTEM THROUGH SYNERGY AND COLLABORATION BETWEEN LEADERSHIP AND BUREAUCRACY IN INDONESIA Agung, Magda Faradiba Mauludia; Rani, Berliana Mustika; Millensyah, Erwing Wahyu; Wijayanto, Hendra; Sari, Sarah Meirina; Perdana, Rizky Nurhidayat
GEMA PUBLICA Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Departemen Administrasi Publik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gp.10.1.2025.1-9

Abstract

Good governance is a crucial foundation for sustainable development in Indonesia. Its implementation, however, faces various challenges, including weak coordination between leadership and bureaucracy. This article aims to examine the role of synergy and collaboration between visionary leadership and professional bureaucracy in achieving effective, transparent, and accountable governance. This research employs a qualitative approach based on literature studies and policy analysis, focusing on case studies of bureaucratic reform in several regions of Indonesia. The findings indicate that a harmonious relationship between leadership and bureaucracy can enhance public service effectiveness, accelerate policy implementation, and minimize corruption. Responsive leadership serves as the primary driver of change, while professional bureaucracy acts as an efficient policy executor. The challenges include resistance to change, political influence, and overlapping bureaucratic authorities. Addressing these challenges requires strategic measures such as strengthening leadership training, performance-based bureaucratic reforms, and the adoption of digital technology to enhance transparency and efficiency. Strong synergy and good governance can be optimized to meet societal needs and global challenges.
TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN SISTEM INFORMASI ADUAN (SIADU) DI UPN “VETERAN” JAWA TIMUR Syafiqotul M, Nur; Kartiko, Ica Veronika; Juliana, Jamiatun; Nur W, Khovifah; Millensyah, Erwing Wahyu
The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA) Vol 11, No 1 (2025): THE JOURNAL OF PUBLIC ADMINISTRATION (IJPA) jANUARI-JUNI
Publisher : Department of Public Administration, Faculty of Social and Political Science, Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/ijpa.v11i1.8367

Abstract

The level of student satisfaction was measured to assess the effectiveness of the Sistem Informasi Aduan (SIADU) services at UPN "Veteran" Jawa Timur. This study employed a quantitative approach using the End User Computing Satisfaction (EUCS) model by Doll for variable X, which includes five main indicators: content, accuracy, format, timeliness, and ease of use. Meanwhile, the satisfaction of information system services as variable Y was analyzed using indicators of reliability, responsiveness, consistency, accessibility, flexibility, and trust as key indicators of user satisfaction. A sample of 393 students was obtained through simple random sampling techniques. The results of validity and reliability tests indicated that all instruments were valid. Spearman correlation analysis showed a very strong and significant relationship between the two variables (r = 0.817; sig = 0.000). Students expressed moderate satisfaction with SIADU services, with the highest scores in the content and trust indicators, and the lowest scores in timeliness and consistency. These findings emphasize the importance of improving the quality of the system and services comprehensively to enhance user satisfaction sustainably.
Evaluasi Kinerja LLDIKTI Wilayah VII Dalam Pembentukan Satgas Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Di Perguruan Tinggi (PPKPT) Permana, Ferditya Ilham; Ebertha, Chesta Surya Ebertha; Maji, Hendri Maji; Millensyah, Erwing Wahyu Millensyah
JOSH: Journal of Sharia Vol. 4 No. 02 (2025): Vol. 04 No. 02 Juni 2025
Publisher : Universitas Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/josh.v4i02.1845

Abstract

Kinerja LLDIKTI Wilayah VII sesuai dengan Peremndikbudristek No 55 Tahun 2024 yang termasuk ke dalam urusan pembentukan satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi di Jawa timur. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data beruapa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori dari Joseph Wholey (1979) dengan menggunakan lima indikator yaitu Efektifitas, Efisiensi, Kualitas, Kepuasan, dan Dampak yang masuk ke dalam teori evaluasi kinerja, Sehingga menghasilkan suatu gambaran secara ilmiah tentang evaluasi kinerja dari LLDIKTI Wilayah VII dalam pembentukan satgas PPKPT, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja LLDIKTI dalam pembentukan satgas PPKPT. Maka diperoleh hasil penelitian bahwa LLDIKTI Wilayah VII telah melakukan kinerja yang baik dalam pembentukan satgas PPKPT yang sesuai dengan indikator evaluasi kinerja. Dapat diambil kesimpulan bahwa LLDIKTI Wilayah VII memiliki kinerja yang baik dalam membentuk satgas PPKPT dengan berbagai strategi yang telah dilakukan sebagai bentuk percepatan pembentukan satgas PPKPT.
Pengaruh Pendidikan Politik Terhadap Partisipasi Politik Generasi Z pada Pilkada Serentak 2024 Azhari, Salsabillah; Wibawani, Sri; Millensyah, Erwing Wahyu
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i4.5206

Abstract

Partisipasi politik masyarakat pada pilkada serentak 2024 mengalami penurunan yaitu pada 2020 sejumlah 76,09% sedangkan pada tahun 2024 sejumlah 71,18%, sementara Generasi Z merupakan pemilih pemula pada pilkada 2024. Permendagri Nomor 36 Tahun 2010 menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat dalam pengembangan kehidupan demokrasi melalui pendidikan formal dan non formal. UPN "Veteran" Jawa Timur yang berkarakter bela negara memiliki mata kuliah wajib dan mata kuliah lainnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Pendidikan Politik Terhadap Partisipasi Politik Generasi Z Pada Pilkada Serentak 2024 pada mahasiswa UPN "Veteran" Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, dengan mengoperasionalkan 2 variabel pendidikan politik (X) dan partisipasi politik (Y). Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan peringkat Spearman, uji koefisien determinasi, dan uji-t digunakan untuk analisis. Dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001, temuan penelitian menunjukkan korelasi yang kuat antara pendidikan politik dan keterlibatan politik. Hubungan yang sangat kuat dan searah ditunjukkan oleh nilai korelasi sebesar 0,847. Pengaruh pendidikan politik terhadap partisipasi politik adalah 71,75%, artinya meskipun faktor-faktor di luar cakupan model penelitian ini memengaruhi sisanya sebesar 28,25%, pendidikan politik memiliki pengaruh sebesar 71,75% terhadap keterlibatan politik. Menurut uji hipotesis statistik, ada hubungan yang substansial antara keterlibatan politik generasi Z dan pendidikan politik, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t-hitung (31,826) > t-tabel (19,9).
STRATEGI PENGELOLAAN UMKM DALAM MENINGKATKAN PENGUNJUNG DI SENTRA WISATA KULINER (SWK) CONVENTION HALL KOTA SURABAYA Wijayanto, Hendra; Millensyah, Erwing Wahyu; Indrawati, Indrawati
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 2 (2025): Dinamika Governance - JULI
Publisher : University of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/5327

Abstract

MSME management strategies in increasing the number of visitors at the Culinary Tourism Center (SWK) SWK Convention Hall, Surabaya City. The literature study method is used in this research with a qualitative approach that aims to find out aspects that can affect the attractiveness of SWK and its operational efficiency. Some of the main strategies identified include improving service quality through human resource management, utilizing technology in operations, and diversifying culinary products to attract visitors. Findings show that strategic location, culinary variety, and digital-based promotion contribute positively to the increase in visitors. However, there are challenges such as limited parking space, suboptimal service speed, and minimal use of queuing and digital payment technology. This study recommends improvements in human resource management, specialized training to deal with crowded conditions, and technology integration to improve service efficiency and visitor experience. The implementation of this strategy is expected to support the attractiveness of SWK SWK Convention Hall as a leading culinary destination in Surabaya. ABSTRAKSIStrategi pengelolaan UMKM dalam meningkatkan jumlah pengunjung di Sentra Wisata Kuliner (SWK) SWK Convention Hall, Kota Surabaya. Metode studi literatur digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan mengetahui aspek-aspek yang dapat memengaruhi daya tarik SWK dan efisiensi operasionalnya. Beberapa strategi utama yang diidentifikasi meliputi peningkatan kualitas layanan melalui pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan teknologi dalam operasional, dan diversifikasi produk kuliner untuk menarik minat pengunjung. Temuan menunjukkan bahwa lokasi strategis, variasi kuliner, dan promosi berbasis digital berkontribusi positif terhadap peningkatan pengunjung. Namun, terdapat tantangan seperti keterbatasan lahan parkir, kecepatan layanan yang kurang optimal, serta minimnya penggunaan teknologi antrian dan pembayaran digital. Studi ini merekomendasikan perbaikan dalam manajemen SDM, pelatihan khusus untuk menghadapi kondisi ramai, dan integrasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi layanan dan pengalaman pengunjung. Implementasi strategi ini diharapkan dapat mendukung daya tarik SWK SWK Convention Hall sebagai destinasi kuliner unggulan di Surabaya
Strategi Pelayanan Pendidikan Inklusi di SD Negeri Klampis Ngasem 1 Surabaya Hermawanti, Dhea Ayu Putri; Indrayana, Shafina Sukma; Sobaroh, Mayya; Ubadah, Sadina Rafif Farrell Nawwardy; Millensyah, Erwing Wahyu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pelayanan pendidikan inklusi di SD Negeri Klampis Ngasem 1 Surabaya sebagai sekolah dasar pelopor inklusi di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Strategi yang dianalisis mengacu pada teori strategi Donald C. Hambrick dan James Frederickson yang meliputi lima elemen: arena, vehicle, differentiator, staging, dan economic logic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah berkomitmen kuat menyediakan lingkungan pembelajaran inklusif melalui penyesuaian kurikulum, pelatihan guru, serta penyediaan fasilitas dasar bagi siswa berkebutuhan khusus. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan guru pendamping khusus (GPK), belum optimalnya kerja sama dengan psikolog atau terapis, serta keterbatasan media ajar khusus bagi siswa inklusi. Meskipun demikian, SDN Klampis Ngasem 1 Surabaya tetap menjadi rujukan sekolah inklusi karena keberhasilannya menyatukan siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus dalam satu ruang kelas tanpa diskriminasi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kolaborasi lintas sektor, penyediaan GPK profesional, serta pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk memperkuat strategi pelayanan inklusi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Effect of Service Quality and Ease of Use Perception on Public Satisfaction of GoBis (Golek Bis) Suroboyo Application Users Millensyah, Erwing Wahyu
Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara Vol 9 No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/mediasosian.v9i2.6624

Abstract

Effect of service quality and ease of use perception on public satisfaction with the GoBis (Golek Bis) application in Surabaya. This study employs a quantitative approach by distributing questionnaires to 400 respondents who are active users of the application. The results of multiple linear regression analysis indicate that both independent variables significantly affect user satisfaction. However, ease of use perception shows a stronger impact than service quality. This study addresses the gap in previous research, which has largely focused on technical usability and interface design of the GoBis application, by examining the direct effects of service quality and ease of use perception on public satisfaction. The findings provide practical insights for the Surabaya City Government to enhance GoBis through improved usability, integrated payment systems, accurate real-time information, and responsive services, thereby strengthening public satisfaction and loyalty toward smart transportation services.
DAMPAK TRANSFORMASI DIGITAL TERHADAP PELAYANAN PUBLIK Millensyah, Erwing Wahyu
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 14, No 2 (2024): Dinamika Governance - JULI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v14i2.5454

Abstract

Transformasi digital adalah langkah adaptasi sektor publik untuk menjawab tuntutan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik. Melalui studi literatur, terbukti bahwa digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, transparansi, dan akuntabilitas layanan publik di Indonesia. Digitalisasi mempersingkat birokrasi manual, memangkas antrean, menurunkan biaya layanan, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan, terutama pada masa pandemi COVID-19. Meskipun demikian, transformasi digital masih menghadapi beberapa tantangan mendasar, seperti rendahnya literasi digital di masyarakat, resistensi sebagian aparatur birokrasi, keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil, lemahnya integrasi data antarlembaga, dan isu perlindungan data pribadi yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya optimalisasi melalui kebijakan lintas sektor yang terintegrasi, peningkatan kualitas SDM birokrasi, penguatan infrastruktur teknologi informasi, serta pemberdayaan masyarakat agar mampu memanfaatkan layanan digital secara maksimal. Dengan penguatan di berbagai aspek tersebut, transformasi digital diharapkan dapat benar-benar mendukung terwujudnya prinsip good governance dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Indonesia.
Pengaruh Pendidikan Politik Terhadap Partisipasi Politik Generasi Z pada Pilkada Serentak 2024 Salsabillah Azhari; Sri Wibawani; Erwing Wahyu Millensyah
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i4.5206

Abstract

Partisipasi politik masyarakat pada pilkada serentak 2024 mengalami penurunan yaitu pada 2020 sejumlah 76,09% sedangkan pada tahun 2024 sejumlah 71,18%, sementara Generasi Z merupakan pemilih pemula pada pilkada 2024. Permendagri Nomor 36 Tahun 2010 menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat dalam pengembangan kehidupan demokrasi melalui pendidikan formal dan non formal. UPN "Veteran" Jawa Timur yang berkarakter bela negara memiliki mata kuliah wajib dan mata kuliah lainnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Pendidikan Politik Terhadap Partisipasi Politik Generasi Z Pada Pilkada Serentak 2024 pada mahasiswa UPN "Veteran" Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, dengan mengoperasionalkan 2 variabel pendidikan politik (X) dan partisipasi politik (Y). Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan peringkat Spearman, uji koefisien determinasi, dan uji-t digunakan untuk analisis. Dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001, temuan penelitian menunjukkan korelasi yang kuat antara pendidikan politik dan keterlibatan politik. Hubungan yang sangat kuat dan searah ditunjukkan oleh nilai korelasi sebesar 0,847. Pengaruh pendidikan politik terhadap partisipasi politik adalah 71,75%, artinya meskipun faktor-faktor di luar cakupan model penelitian ini memengaruhi sisanya sebesar 28,25%, pendidikan politik memiliki pengaruh sebesar 71,75% terhadap keterlibatan politik. Menurut uji hipotesis statistik, ada hubungan yang substansial antara keterlibatan politik generasi Z dan pendidikan politik, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai t-hitung (31,826) > t-tabel (19,9).